Review Non Spoiler Battle of Surabaya: Tonggak Sejarah Film Animasi Lokal

| Oleh: Dante | 21 Aug 2015 - 6:37 AM
36
0
review film battle of surabaya

Horeee, film animasi layar lebar pertama karya anak bangsa ini telah hadir di bioskop! Film produksi STMIK Amikom dan MSV Pictures ini mencoba mengisahkan saat-saat penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 hingga 10 November 1945 yang akhirnya diperingati sebagai hari pahlawan.

Semua dirangkai menjadi sebuah tontonan layar lebar yang bisa disaksikan oleh segala umur. Selain tema perjuangan, juga banyak pesan moral di dalam film ini. Satu hal utama yang ingin disampaikan oleh film ini ternyata adalah pesan “tiada kejayaan di dalam perang.”

maudy ayunda mengisi suara yumna di battle of surabaya

Melalui tokoh-tokoh fiktif seperti Musa si remaja penyemir sepatu dan sahabat-sahabatnya, Yumna dan Danu, kita dibawa mempelajari kisah sejarah dengan alur cerita yang ringan dan asyik dinikmati. Sehingga ketika terselip beberapa kejadian-kejadian nyata dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah, kita tidak merasa seperti sedang digurui.

Menariknya memang sang pembuat film tidak hanya mengekspoitasi kisah perjuangan Musa sebagai kurir pembawa pesan rahasia para pejuang. Sebaliknya kisah persahabatan dan petualangan tiga orang sahabat ini menjadi sangat memikat untuk diikuti. Ketiga tokoh utama dalam film ini memiliki kisah hidup yang saling bertautan karena adanya perang.

Setiap tokoh memiliki kisah masa lalu mereka masing-masing yang diceritakan dengan gaya flashback. Uniknya ada beberapa adegan kocak khas animasi Jepang di dalam film juga membuat suasana menjadi lebih segar. Jadi enggak melulu tegang, sedih dan terharu seperti menyaksikan film bertema sejarah kayak biasanya.

review film battle of surabaya

Walau demikian yang serius-serius dikit tetap saja ada. Misalnya film ini juga bercerita tentang fakta sejarah yang jarang diungkap di film-film bertema kemerdekaan. Yaitu adanya perkumpulan rahasia beranggotakan orang-orang khusus yang dilatih ilmu bela diri untuk mempersiapkan perang kemerdekaan dibawah pimpinan Jepang.

Ternyata animasi yang ditampilkan di film Battle of Surabaya ini untuk ukuran film lokal sangat mengejutkan. Malah rasanya bukan hal berlebihan kalau dibilang hampir tidak kalah dengan film animasi-animasi kelas dunia. Di setiap scene kita dimanjakan dengan visual animasi goresan tangan yang dipadukan secara pas dengan beberapa grafis 3D. Hal ini yang membuat beberapa scene terlihat seperti lukisan indah yang memukau.  

Hal ini adalah prestasi yang membanggakan. Mengingat Battle of Surabaya adalah film animasi lokal berdurasi panjang pertama yang hadir di layar lebar. Rupanya pengerjaan film yang berlangsung selama tiga tahun ini memang tak sia-sia. Secara visual, film ini rasanya bakal mampu memuaskan penonton yang sudah terbiasa menikmati film-film animasi luar negeri sekalipun. 

review film battle of surabaya

Aktor dan aktris terkenal yang meminjamkan suaranya di film ini seperti aktor Reza Rahardian dan aktris Maudy Ayunda juga merupakan magnet yang bagus untuk menarik penonton ke bioskop.  Walau penjiwaan keduanya untuk menghidupkan tokoh mereka masing-masing masih agak sedikit kaku. Baik dari pengucapan maupun kalimat yang diucapkannya. Tapi secara keseluruhan performanya cukup baik.

Secara keseluruhan, Kupaman berharap Battle of Surabaya yang keren ini bisa dijadikan acuan untuk film-film animasi lokal berikutnya. Semoga kelak (mudah-mudahan dalam waktu yang tak terlalu lama) akan banyak film-film animasi karya anak bangsa yang tayang di bioskop.

.