Review Film The Jungle Book: Remake Sukses Kisah Bocah Hutan Legendaris

| Oleh: Kylo | 08 Apr 2016 - 4:28 PM
210
0
mowgli dan baloo di the jungle book

Seperti yang sudah pernah Kupaman tulis sebelumnya, ini bukanlah film live action pertama Junggle Book yang digarap oleh Disney. Namun kali ini film animasi klasik Disney tahun 1967 tersebut diremake dalam format live-action. Tentu saja melibatkan teknologi dan sarana produksi yang lebih canggih. Maklum terpaut jarak puluhan tahun dimana perkembangan teknologi 3D sudah begitu hebatnya.

Sedangkan kisahnya sendiri tentu masih tetap sama.  Yaitu mengenai Mowgli (Neel Sethi) seorang anak manusia yang tumbuh di hutan wilayah India yang dibesarkan oleh sekelompok serigala. Mowgli diasuh oleh serigala betina bernama Raksha (Lupita Nyong'o). Selama beberapa tahun kehidupannya penuh dengan kedamaian dan tawa canda hingga pada suatu waktu datang harimau bernama Shere Khan (Idris Elba). Shere Khan tidak menyukai Mowgli karena ia adalah seorang manusia dan tempatnya bukanlah berada di hutan.

neel sethi sebagai mowgli di the jungle book

Untuk menghindari masalah dan melindungi kawanan serigala yang pernah mengasuhnya, Mowgli meninggalkan hutan bersama macan kumbang bernama Bagheera (Ben Kingsley). Didalam perjalanannya mencari diri ia bertemu dengan beruang bernama Baloo (Bill Muray) yang kembali membuatnya merasa serasa menjadi bagian dari sebuah kelompok/ keluarga. Tapi Shere Khan yang berniat untuk menghabisi Mowgli terus melakukan teror  kepada kelompok serigala untuk memancingnya kembali.

Dunia The Jungle Book penuh dengan binatang-binatang yang walau dibuat menggunakan animasi 3D tapi terasa sangat nyata dan hidup. Para pengisi suaranya juga tampil brilian, ini yang membuat film berdurasi 105 menit menarik dan menyenangkan untuk disimak. Pujian Kupaman lontarkan untuk Idris Elba, Bill Murray dan Ben Kingsley yang membuat karakter yang mereka isi suaranya menjadi tokoh-tokoh hewan sesuai dengan yang dulu pernah Kupaman ingat ketika menyaksikan animasi jadulnya.

Shere Khan yang ganas, Raksha yang penuh kasih sayang, Bagheera yang bijak, Baloo yang kocak dan semua karakter hewan termasuk para serigala-serigala kecil yang ada memberikan suasana kehidupan yang luar biasa di film garapan sutradara Iron Man pertama dan kedua ini. Malah mungkin jauh lebih baik dari performa Mowgli, sang tokoh utama.   

review film the jungle book

Untuk ceritanya, kisah The Jungle Book terasa seru, menyenangkan, mengasyikkan dan mendebarkan. Kesemuanya bercampur menjadi satu. Ada unsur-unsur musikal yang ternyata hadir di sini, tapi tidak terkesan dipaksakan. Mungkin malah unsur musikal ini yang akan diingat oleh para penontonnya selesai menyaksikan film yang lebih menarik jika disaksikan bersama dengan teman atau keluarga ini.

Hal paling memukau dari The Jungle Book rasanya adalah visualnya yang menakjubkan. Lingkungan hutannya, hewan-hewan dan seluruh environment-nya. Sekali lagi walau semua hewan yang ada di The Jungle Book menggunakan animasi 3D, tapi terlihat real banget. Rasanya bisa membuat para penontonnya dalam hati berkata “wow!”

Jika dibandingkan dengan versi animasinya, Kupaman rasa The Jungle Book versi remake yang hadir dalam format live-action ini enggak kalah seru dan menghibur. Anak-anak hingga penonton dewasa akan bisa menikmatinya. Sebuah remake yang indah dengan visualisasi yang spektakuler. Tontonan wajib di bulan April yang nggak boleh terlewatkan. Yuk, nonton!  

.