Review Boruto: Naruto the Movie Kisah Generasi Penerus Para Hokage

| Oleh: Dante | 14 Nov 2015 - 6:25 AM
682
0
review film boruto: naruto the movie

Setelah The Last: Naruto the Movie ternyata kisah manga populer Naruto karya Masashi Kishimoto dalam bentuk film layar lebar belum berakhir. Kisahnya dilanjutkan film Boruto: Naruto the Movie yang menghadirkan para shinobi generasi baru di desa Konohagakure. Tokoh utamanya adalah Boruto, anak pertama dari Naruto yang telah menjadi Hokage.

Jika pada seri manga Naruto dan berbagai filmnya mengisahkan perjuangan berat Naruto dari kecil hingga dewasa untuk menjadi Hokage, maka Boruto: Naruto the Movie menceritakan mengenai Boruto yang sangat kesal dengan ayahnya. Sebab dianggap tidak memiliki waktu untuk bersama dengan keluarganya dikarenakan kegiatannya sebagai Hokage ketujuh sangat menyita waktu.

Kupaman sangat menikmati alur cerita film yang para tokoh utamanya adalah anak-anak dari para tokoh-tokoh di manga Naruto yang  telah lama kita kenal. Para ninja generasi muda ini memiliki pendirian yang berbeda dengan orang tuanya masing-masing. Seperti Boruto yang walau tergolong jenius tidak berniat untuk mengikuti jejak ayah dan kakeknya sebagai Hokage, lalu ada Sarada Uchiha anak dari Sasuke dan Sakura yang memiliki cita-cita untuk menjadi seorang Hokage.

sarada di film boruto: naruto the movie

Film Boruto: Naruto the Movie  adalah sebuah film keluarga yang memiliki plot cerita yang sudah umum digunakan. Yaitu mengenai anak pembangkang yang sifatnya muncul karena kurangnya kasih sayang orangtua. Tapi film yang naskahnya ditangani langsung oleh Masashi Kishimoto ini tetap terasa asik dan tidak membosankan.  

Tidak ada bagian cerita yang terkesan ditambah-tambah, porsi ceritanya terasa pas.  Alur ceritanya sederhana saja, yaitu Boruto yang telah menjadi genin bersama Sarada dan Mitsuki berlatih dibawah asuhan Konohamaru Sarutobi. Ketika berlanjut ke ujian Chunin, sebelum berakhir ada gangguan dari dua sosok misterius dari klan Otsutsuki. Kemudian Sasuke, Naruto dan Boruto bergabung untuk mengalahkan kedua sosok tersebut.

Seperti yang Kupaman bilang, plot cerita merupakan nilai plus dari film ini terutama pada karakter Boruto yang lebih memilih berguru kepada Sasuke Uchiha yang sebenarnya adalah rival ayahnya. Sebagai anak seorang Hokage yang diharapkan memiliki prestasi yang membanggakan, Boruto memiliki beban berat untuk tidak mengecewakan harapan setiap orang. Hingga ia sempat mengambil jalan pintas menggunakan alat ciptaan Ilmuwan Ninja di Konoha yang memungkinkan seorang shinobi mengeluarkan berbagai jenis jutsu walau tidak menguasai tekniknya.

mitsuki di film boruto: naruto the movie

Terlepas dari pertempuran seru bagian akhir dari film, tapi tetap Kupaman lebih terpuaskan dengan kisah Boruto dan teman-temannya di bagian awal dan pertengahan cerita. Ending song-nya juga oke dan easy listening apalagi sambil disajikan gambar-gambar para shinobi generasi muda dan siapa saja ayah dan ibunya. Bagi yang tidak terlalu mengikuti manga Boruto, bagian ini cukup menambah informasi mengenai bagaimana tampang dari para ninja di manga Naruto yang telah dewasa sejak beberapa tahun setelah Perang Dunia Ninja keempat.

Overall jika melihat kebelakang dari seluruh film Naruto yang berjumlah tiga buah dan seluruh film Naruto yang berjumlah delapan buah, bisa jadi yang terbaik adalah Boruto: Naruto the Movie. Kesuksesan film ini bisa dilihat dari perolehan pundi-pundinya yang menempati di urutan teratas dari seluruh film Naruto.

Setelah credit scene berakhir jangan langsung pulang atau keluar dari bioskop, ya! Karena masih ada satu scene lagi yang sangat penting antara Boruto, Sarada dan Mitsuki. Scene tersebut akan menguak misteri teka-teki siapa sesungguhnya orangtua Mitsuki yang dari mukanya, mirip dengan seorang shinobi yang sangat familiar terutama untuk para fans Naruto. Jawaban siapa orang tua Mitsuki akan menjadi info cukup mengejutkan, loh! Kecuali bagi mereka yang sudah enggak sabar dan penasaran mencari informasinya di internet.

Boruto: Naruto the Movie akan tayang di CGV Blitz dan Cinemaxx mulai tanggal 16 November 2015.

.