Resensi Film Thor: Ragnarok – Penutup Kisah Keluarga Odin

| Oleh: Kylo | 24 Oct 2017 - 4:45 PM
2237
0
resensi film thor ragnarok

Enggak bisa dipungkiri, yang membuat film-film superhero Marvel Cinematic Universe (MCU) menjadi begitu digemari selain karena memang seru dan menghibur adalah karena setiap film-filmnya mempunyai style yang berbeda-beda. Jika Thor (2011) dan Thor: The Dark World (2013) auranya terasa serius dan sedikit kelam. Maka film Thor: Ragnarok hadir dengan nuansa yang lebih fresh, kocak dan berwarna-warni. 

Walau unsur komedi di Thor: Ragnarok cukup kental, tapi jangan khawatir. Karena film MCU yang ketujuh belas ini tetap memiliki cerita yang menarik dengan rangkaian kejadian yang menakjubkan serta penampilan keren dari karakter-karakter lama maupun baru. 

Cerita Thor: Ragnarok sendiri merupakan kelanjutan dari Thor: The Dark World dan juga Avengers: Age of Ultron. Selepas Film Avengers yang kedua itu, Thor sang Dewa Petir (diperankan Chris Hemsworth) menjalajahi jagat raya untuk mencari artefak-artefak kuno misterius berkekuatan maha dashyat yang disebut sebagai Infinity Stone.

Di dalam petualangan, bahaya baru muncul mengancam Asgard yang pada saat itu berada di bawah kepimpinan Loki (diperankan Tom Hiddekston) yang masih menyamar menjadi ayahnya, sang Maha Dewa Odin (diperankan Anthony Hopkins).

review film thor ragnarok

Ancaman baru tersebut adalah Hela (diperankan Cate Blanchett), Dewi Kematian yang ternyata mempunyai hubungan erat dengan Thor. Dalam pertarungan perdananya dengan Hela, Thor dan Loki terlempar ke sisi lain Alam Semesta yaitu di planet  Sakaar yang dikuasai Grandmaster (diperankan Jeff Goldblum).

Di planet antah berantah itu, Thor, yang seperti terlihat pada trailernya, enggak lagi mempunyai palu Mjolnir karena telah dihancurkan oleh Hela. Dia juga terpaksa harus bertarung satu lawan satu dengan rekan satu kelompok Avengersnya, The Incredible Hulk (diperankan Mark Ruffalo). Yup, ternyata pesawat Quinjet yang dikendarai oleh Hulk di akhir Avengers: Age of Ultron malah membawa wujud lain Bruce Banner itu jauh ke dunia lain atau lebih tepatnya, planet lain.

Untuk menghentikan ramalan bencana kiamat Ragnarok, yang kemungkinan akan ditimbulkan oleh Hela, Thor harus berburu dengan waktu untuk bisa keluar dari Planet Sakaar dan kembali ke kampung halamannya. Ada beberapa karakter baru yang debut di Thor Ragnarok, selain karakter Valkyrie (diperankan Tessa Thompson) yang merupakan mantan pasukan elitnya Odin, ada Skurge (diperankan Karl urban) tangan kanannya Hela dan manusia batu Korg (suaranya diiisi Taika Waititi).

Secara keseluruhan film MCU yang masih berasa di fase ketiga ini dijamin enggak akan mengecewakan. Taika Waititi sebagai sutradara berhasil membuat banyak adegan seru yang akan membuat kita terpana sekaligus terbahak bersamaan. Sisipan Joke-joke yang terdapat di Thor: Ragnarok lebih alami dan mudah dicerna, enggak seperti di film Guardians of the Galaxy Vol. 2 yang lebih diperuntukkan bagi mereka yang sudah berusia dewasa.

ulasan film thor ragnarok

Seperti biasa, penampilan Chris dan Tom sebagai kakak beradik Thor dan Loki lagi-lagi menjadi daya tarik utama. Sebenarnya tokoh jahat Hela yang diperankan sangat baik oleh Cate, juga tak kalah memukau. Namun ternyata porsi kemunculannya enggak sebanyak yang Kupaman harapkan. 

Hanya ada satu hal sih yang agak mengecewakan menurut Kupaman. Yaitu karakter Hulk di MCU sepertinya kekuatannya enggak sedahsyat di komiknya. Padahal Hulk terkenal sebagai superhero dengan kekuatan fisik yang mengagumkan. Bahkan the Green Goliath pernah mengalahkan beberapa superhero kuat di Marvel Universe seperti Black Bolt, Doctor Strange, dan Iron Man. Namun kesimpulannya, Thor: Ragnarok adalah film Thor yang terbaik. Kupaman yang menyaksikannya format IMAX 3D puas dan sangat terhibur. Benar-benar kisah penutup cerita keluarga Odin yang memuaskan.

O ya, jangan beranjak kemana-mana dulu setelah filmnya berakhir. Bakal ada dua buah post-credit scene, loh. Post-credit scene yang pertama berkaitan erat dengan film MCU selanjutnya yang baru akan tayang tahun depan sedangkan post-credit scene yang kedua isinya adalah hanya bercandaan saja. Mirip post-credit scene kedua Spider-Man: Homecoming. 

Film Thor: Ragnarok akan tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai besok, 25 Oktober 2017.

Score: 4/5

Jangan lewatkan juga Ini Dia Penjelasan Dua Post-Credit Scene di Film Thor: Ragnarok.

.