Resensi Film Miss Peregrine's Home for Peculiar Children: Unik Kayak Kombinasi X-Men dan Harry Potter

| Oleh: Kylo | 30 Sep 2016 - 8:00 PM
1237
0
resensi miss peregrine's home for peculiar children

Apa yang menarik dari film Miss Peregrine's Home for Peculiar Children? Sebelum menjawab hal itu, perlu diketahui bahwa film ini diadaptasi dari novel tahun 2011 berjudul sama yang merupakan karya debut dari Ransom Riggs. Sementara itu penggarapan film ini dipercayakan kepada sineas ternama Tim Burton (Alice Through the Looking Glass). Makanya film ini mengingatkan Kupaman akan franchise X-Men, baik komik dan filmnya berikut dengan serial film Harry Potter karya J.K. Rowling.

Walau diambil dari novel pertama serial Miss Peregrine, tentu ada beberapa perubahan disana-sini pada film ini. Misalnya perubahan alur cerita yang agak berbeda dengan sumber aslinya dan ada beberapa karakter yang kemampuannya ditukar. Yang membuat Kupaman teringat dengan film atau komik X-Men dari film ini adalah tentang karakter Miss Alma LeFay Peregrine, seorang Ymbryne yang bisa berubah menjadi burung dan memiliki kekuatan untuk memanipulasi waktu.

review film miss peregrine's home for peculiar children

Ia mempunyai sebuah rumah yang berisi anak-anak aneh (Peculiar) yang memiliki kekuatan spesial. Ada anak perempuan yang mempunyai kekuatan setara sepuluh orang, seorang gadis yang bisa membuat api dari tangannya, seorang remaja yang bisa membangkitkan mahluk yang telah mati atau benda-benda mati, sepasang anak kembar yang tatapan matanya bisa membuat siapapun yang melihatnya menjadi batu dan seorang gadis cantik yang bisa mengendalikan udara.

Di dalam rumah yang telah diselimuti oleh kekuatan Miss Pregrine itu, anak-anak tersebut dididik dan dilindungi dari berbagai ancaman yang ada di dunia luar. Yup, mirip-miriplah sama Professor X dengan sekolah untuk anak-anak berbakatnya (Xavier's School for Gifted Youngsters) yang berisi para X-Men dan mutan-mutan yang lain. Untuk elemen Harry Potter-nya, terdapat kesan “The Chosen One” untuk karakter Jacob sebagai tokoh protagonis utamanya dan juga unsur-unsur mistis yang ada seperti karakter Hollowgast-nya.

Bagi yang telah menonton film X-Men: Days of Future Past mungkin akan terasa familiar dengan alur dari film berdurasi dua jam lebih ini. Secara visual, Miss Peregrine's Home for Peculiar Children menampilkan scene-scene yang menawan, baik pada saat adegan-adegan biasa ketika saat di rumah “penampungan”-nya Miss Peregrine atau ketika anak-anak Peculiar tersebut mengeluarkan keahliannya yang unik dan keren. Ceritanya lumayan menarik yaitu mengenai adanya sekelompok manusia yang mempunyai kemampuan unik yang keberadaannya tersembunyi dan tidak diketahui oleh masyarakat umum.

anak-anak spesial di miss peregrine's home for peculiar children

Tokoh utama film ini adalah Asa Butterfield yang berperan menjadi Jacob “Jake” Portman, seorang remaja Amerika berusia 16 tahun yang ternyata memiliki keistimewaan dapat melihat mahluk Hollowgast. Namun menurut Kupaman, bintang sesungguhnya dari film ini adalah Eva Green sebagai Miss Peregrine, “Professor X”-nya anak-anak Peculiar. Kehadiran Eva memberikan warna tersendiri ke dalam film yang walau konten ceritanya ringan dan menarik namun menghadirkan beberapa adegan yang agak terlalu “suram” untuk konsumsi anak-anak.

Kombinasi “X-Men” dan “Harry Potter” tapi dengan style yang unik membuat Miss Peregrine's Home for Peculiar Children menjadi sebuah tontonan yang sangat menghibur. Seperti yang Kupaman infokan sebelumnya, di film ini terdapat beberapa adegan yang tidak terlalu baik untuk disaksikan untuk anak-anak di bawah umur. Jadi jika ingin menontonnya, ingat bahwa film Miss Peregrine's bukan sebuah film keluarga. Miss Peregrine's Home for Peculiar Children tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai hari ini, 30 September 2016.

Score: 3,5/5