Resensi Film Fantastic Beasts and Where to Find Them: Fantastisnya Hewan Magis di Spin-Off Harry Potter

| Oleh: Kylo | 16 Nov 2016 - 4:00 PM
2601
0
newt, jacob dan tina di film fantastic beasts and where to find them

Siapa sangka, lima tahun setelah Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 tayang. Kita akan bisa kembali lagi ke dunia sihir yang fenomenal itu melalui karya J.K. Rowling lainnya yang berasal dari sebuah buku teks, Fantastic Beasts and Where to Find Them. Masalahnya buku teks tersebut sama sekali enggak memiliki sebuah plot cerita.

Melalui kejeniusan J.K. Rowling yang untuk pertama kalinya menjadi seorang screenwriter yang berkolaborasi dengan sutradara lima film Harry Potter terakhir, David Yates, film Fantastic Beasts and Where to Find Them bisa menjadi sebuah film dengan cerita yang original, bernuansa fresh, namun tetap “menyihir” seperti pendahulunya. Tokoh-tokoh yang ada di film ini hampir semuanya adalah tokoh-tokoh baru berikut lingkungan baru yang hanya memiliki sedikit benang merah dengan kedelapan serial film Harry Potter.

niffler yang menggemaskan di fantastic beasts and where to find them

Tokoh utama dari film pertama dari total lima film yang direncanakan akan tayang itu adalah Newt Scamander (Eddie Redmayne) seorang magizoologis yang baru pertama kali tiba di kota New York, Amerika Serikat. Koper Newt yang berisi hewan-hewan magis tertukar dengan seorang No-Maj bernama Jacob Kowalski (Dan Fogler). Jacob secara nggak sengaja membuka kopernya dan membuat beberapa hewan-hewan magis itu kabur. Nah, Newt dibantu Jacob dan dua bersaudara, Tina (Katherine Waterston) dan Queenie (Alison Sudol) yang berkerja di MACUSA, mencoba untuk menangkap kembali hewan-hewan magis tersebut.

Secara visual nggak perlu diragukan lagi, film Fantastic Beasts and Where to Find Them nampak mempesona lewat varian hewan-hewan magis yang dimiliki oleh Newt. Mulai dari yang imut, menggemaskan tapi nyebelin kaya si Niffler atau hingga ke hewan magis yang gagah dan terlihat sangat agung seperti Thunderbird. Scene ketika Newt mengajak Jacob masuk ke kopernya untuk memperlihatkan “kebun binatang”nya yang berisi hewan-hewan magis yang diperolehnya dari berbagai negara itu merupakan salah satu scene yang paling mengundang decak kagum penonton dari keseluruhan adegan yang ada di film.

Untuk bagian cerita, film berdurasi dua jam lebih ini boleh dibilang lebih ringan dari franchise Harry Potter. Ada dua alur cerita yang berlangsung bersamaan di film yaitu mengenai Newt dan kawan-kawannya yang mencari para hewan magis yang kabur dari kopernya dan yang kedua adalah mengenai dunia sihir di kota New York yang sedang mengalami masa-masa krisis. Kisah Newt yang mencoba untuk menangkap kembali hewan-hewan magisnya yang hilang bersama Jacob lebih bernuansa komedi dan akan membuat penonton akan tersenyum hingga tertawa terbahak-bahak. Sedangkan cerita kedua terlihat lebih serius dan gelap yang membuat kombinasi kedua cerita yang terdapat di film Fantastic Beasts and Where to Find Them menjadi sebuah tayangan yang seru, lucu, dan menarik untuk disimak.

newt scamander dan jacob

Selain penampilan Eddie Redmayne yang cukup oke memerankan tokoh Newt yang introvert dan eksentrik itu, kehadiran Dan Fogler membuat film spin-off ini menjadi lebih ceria dan sangat menghibur. Apalagi ketika karakternya Jacob sedang mengeluarkan tawa khasnya. Dijamin, seisi bioskop bakalan tertawa ngakak.

Sebagai film pertama dari sebuah franchise panjang yang direncanakan akan menghadirkan  sebanyak total lima film. Film Fantastic Beasts and Where to Find Them adalah sebuah film awal yang fantastis yang tidak saja akan memuaskan para penonton setia serial Harry Potter namun juga para penonton baru, tua dan muda, yang baru untuk pertama kalinya “masuk” ke dunia sihir kreasi J.K. Rowling yang memukau dan menakjubkan.

Fantastic Beasts and Where to Find Them bisa disaksikan sebagai film terpisah tanpa kita harus menonton seluruh film-film Harry Potter, loh. Tapi jika buat  fans Harry Potter yang sudah menamatkan novel berikut filmnya, maka film ini akan menjadi sebuah prekuel dengan cerita baru yang enggak kalah memikat .

Score: 4/5