Resensi Doctor Strange: Film Superhero Unik Dengan Visual Spektakuler

| Oleh: Kylo | 26 Oct 2016 - 6:00 AM
534
0
resensi film marvel studios doctor strange

Selama 16 tahun mulai dari Iron Man (2002) hingga Captain America: Civil War (2006), Marvel Studios menghibur dunia dengan film-film superhero yang dunianya saling berhubungan atau yang dikenal sebagai Marvel Cinematic Universe. Dari fase pertama sampai fase ketiga, telah banyak film-film MCU yang menampilkan kisah origin alias asal muasal dari masing-masing karakter/ tim. Ada Iron Man, Captain America, Thor, Guardians of the Galaxy, Ant-Man dan yang terakhir yang sedang tayang di bioskop saat ini adalah Doctor Strange. Berbeda dengan rekan-rekannya yang lain, film origin dari Doctor Strange menyajikan sesuatu yang berbeda yang belum pernah ada sebelumnya di MCU yaitu ilmu-ilmu mistik, sihir dan multiverse.

Seperti kata Wong (Benedict Wong) “Superhero seperti the Avengers melindungi Bumi dari bahaya fisik, maka kita melindunginya dari ancaman mistik”. Kekuatan mistik dan juga ilmu sihir yang diperlihatkan di film garapan Scott Derrickson ini berbeda dengan yang ada di film Thor atau sihir yang digunakan oleh Wanda Maximoff di Avengers: Age of Ultron dan Captain America: Civil War. Sihir yang ada di film Doctor Strange adalah ilmu sihir yang sesungguhnya, yang tidak saja menggunakan ayunan tangan dan gerakan jari jemari namun juga memakai mantera yang berasal dari buku-buku sihir dan artifak-artifak kuno yang mempunyai kekuatan gaib.

doctor strange visual yang memukau

Kekuatan utama dari film Doctor Strange bukan dalam ceritanya, ceritanya biasa aja namun lebih ke penggunaan visual effect yang porsinya sangat banyak. Visual Effect di film berdurasi kurang dari dua jam ini berbeda dengan film-film MCU terdahulu. Boleh dibilang film Doctor Strange ini sebagai ajang pamer dari Marvel Studios bahwa mereka mampu membuat film superhero dengan visualisasi yang memukau. Walau bertema sihir, auranya berbeda jauh dengan franchise film Harry Potter, lebih ke kombinasi antara film The Matrix, Inception, 2001: A Space Odyssey dan sedikit elemen yang ada di film Green Lantern-nya DC yang diperankan oleh Ryan Renolds.

Setiap ada adegan pertarungan yang ada ataupun sekedar pengenalan mengenai dunia sihir dari The Ancient One (Tilda Swinton), Kupaman dibuat benar-benar terpana. Karena memang visualnya yang spektakuler. Bagaikan sebuah karya seni abstrak yang walau sulit untuk dimengerti namun tetap terasa indah ketika dilihat secara langsung. Salah satu scene yang paling “mind-blown” adalah ketika The Ancient One membangkitkan pemahaman dari Doctor Stephen Strange (Benedict Cumberbatch) bahwa ada banyak alam semesta lain di dunia ini (multiverse) dan ada banyak cara untuk menyembuhkan dirinya. Strange berkunjung ke Kamar-Taj yang berada di Kathmandu, Nepal mencari solusi alternatif untuk menyembuhkan luka ditangannya yang menyebabkan karirnya sebagai seorang Dokter Bedah terkenal berakhir.

doctor strange dan karl mordo

Walau bertabur bintang-bintang papan atas Hollywood, cerita dari Doctor Strange tidak terlalu spesial. Bukan berarti jelek, filmnya sangat menghibur dan lumayan kocak, ada beberapa selipan komedi di beberapa scenenya termasuk pada saat bagian pertarungan. Namun, entah mengapa Kupaman merasa ceritanya kurang begitu mengigit. Seperti biasa di film-film MCU lainnya, tokoh antagonis di film ini, Kaecilius (Mads Mikkelsen), juga gampang terlupakan. Perannya tidak begitu menonjol dan berarti. Salah satu lagi yang Kupaman sayangkan adalah Karl Mondo yang walau diperankan oleh aktor sekelas Chiwetel Ejiofor. Tapi keberadaannya di film keempat belas MCU ini hanya menjadi karakter pelengkap saja.

Doctor Strange adalah film superhero unik yang dipenuhi dengan visual yang akan memanjakan mata dan juga pikiranmu. Untuk sebuah film origin, mungkin ini adalah satu satu film origin superhero termenarik yang pernah ada, sekali lagi bukan dari segi ceritanya namun dari visual effectnya yang bener-bener kece abis, apalagi jika ditontonnya di versi 3D atau IMAX. Oh ya, seperti biasa. ketika filmnya sudah selesai jangan buru-buru keluar dari studio yah. Karena bakalan ada dua post-credit scene yang berhubungan dengan film MCU fase ketiga selanjutnya dan satu lagi kemungkinan berhubungan dengan film Doctor Strange selanjutnya.

Score: 3,5/5