Yah, Niantic Tunda Perilisan Pokemon GO Secara Internasional

| Oleh: Yudi | 11 Jul 2016 - 8:00 PM
442
0
pokemon go aplikasi yang paling banyak di-download

Menduduki peringkat pertama untuk aplikasi yang paling banyak di-download hanya dalam setengah hari, membuktikan euforia masyarakat dunia terhadap game Pokemon GO sangat tinggi. John Hanke, CEO Niantic, juga tak bisa menutupi rasa terkejutnya ketika melihat grafik download Pokemon GO yang meroket. Sebetulnya pihaknya telah memprediksi hal tersebut, namun nyatanya Pokemon GO jauh lebih bombastis dari prediksi mereka.

Sayangnya, Nintendo dan Niantic Labs belum bisa bernafas lega. Karena perilisan Pokemon GO yang masih terbatas untuk regional Amerika, Jepang, Australia dan New Zealand ini memiliki masalah terkait sistem yang overload. Hal ini kemungkinan turut dipengaruhi oleh player yang bermain Pokemon GO secara ilegal melalui APK file.

server pokemon go overload

Masalah server dan sistem overload ini tentu saja hal yang serius. Ini sangat mempengaruhi player untuk melakukan login. Sejak perilisan di hari pertamanya, banyak player yang mengeluhkan sulitnya melakukan login. Alih-alih bisa masuk ke permainan, mereka terus mendapat tulisan “Our servers are experiencing issues. Please come back later.” di layar smartphone-nya. Penyebabnya hanya dua, koneksi internet tak stabil atau server yang kepenuhan.

Hilangkan penyebab koneksi internet tak stabil. Sebagai game online yang fenomenal, masalah server kepenuhan memang hal umum, apalagi di hari pertama rilis. Namun jika hal tersebut terus berlanjut di hari-hari berikutnya, tentu saja sangat mengesalkan. Apalagi Pokemon GO akan dirilis secara internasional. Jika baru empat negara saja server-nya kepayahan, bisa dibayangkan bagaimana jadinya ketika seluruh dunia bisa bermain.

Melihat kejadian ini, Niantic Labs segera merespon. John Hanke mengatakan bahwa permasalahan kapasitas server dan sistem overload ini akan segera diatasi. Untuk itu mereka memutuskan menunda perilisan Pokemon GO di regional lain, seperti Eropa, hingga masalah ini benar-benar bisa diselesaikan. “Kami akan menunda perilisan internasional, seperti di UK dan Belanda hingga kami merasa nyaman (dengan masalah server)”, ujar Hanke.

bermain pokemon go di publik

Permasalahan ternyata tak hanya terjadi dalam sistem dan server. Hal aneh dan unik terjadi beberapa hari ini ketika player di luar sana bermain Pokemon GO. Seperti penyerbuan kantor polisi di Darwin karena terdapat Poke Ball dan Sandshrew. Lalu beberapa kecelakaan akibat terlalu serius menatap layar smartphone, hingga penemuan mayat di sungai saat mencari Pokemon.

Laporan terakhir juga menyebutkan bahwa pencuri bersenjata di Missouri, Amerika, menggunakan Pokemon GO untuk mencari target pencurian. Para pencuri ini biasanya menunggu di tempat yang menjadi PokeStop atau tempat lain yang kemungkinan banyak dikunjungi para player. Terkait tindak kejahatan ini, departemen Kepolisian Missouri pun telah memberi himbauan agar lebih berhati-hati saat bermain.

.