Wah, Ada Anggota Dewan Luncurkan Komik di PopCon Asia 2016!

| Oleh: Kylo | 15 Aug 2016 - 6:00 AM
119
0
budiman sujatmiko di popcon asia 2016

Ada yang berbeda dengan event PopCon Asia tahun ini yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Senayan. Walau masih didominasi oleh karya-karya anak bangsa yang mengambil tema-tema mainstream seperti superhero dan fiksi ilmiah, ternyata ada juga komik tentang seorang wakil rakyat, loh!

Ya, politisi Budiman Sudjatmiko yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berkolaborasi dengan Yoga Adhitrisna dibantu dengan duo kreatif Hari Prast dan Wastukancono Dp memperkenalkan publik negeri sendiri dengan sebuah komik serial “Anak-Anak Revolusi” yang akan segera diterbitkan pada bulan depan.

komik talking about revolution di popcon 2016

Komik serial yang baru dibuat bagian pertamanya itu diadaptasi dari novel Anak-Anak Revolusi yang merupakan sebuah otobiografi dari Budiman Sudjatmiko sendiri. Karena ceritanya yang panjang dan mendalam, versi adaptasi komiknya dibagi menjadi beberapa bagian. Serunya, walau diadaptasi dari novel, namun ada beberapa bagian kisah-kisah dalam kehidupan sang politikus yang dihadirkan di dalam versi komiknya namun tidak ada di sumber aslinya (novel).

Bagian pertama yang diberi judul Talking About A Revolution yang terinspirasi dari lagunya musisi Tracy Chapman akan diterbitkan pada bulan September 2016. Sementara itu part kedua dan ketiga akan diberi judul Forever Young dan Darah Juang. Forever Young diinspirasi lagu yang dibawakan oleh grup musik asal Jerman, Alphaville. Sedangkan Darah Juang merupakan lagu perjuangan pro demokrasi karya John Tobing.

Ilustrasi serial komik Anak-Anak Revolusi I: Talking About A Revolution menggunakan gaya ilutrasi yang terinspirasi dari komik-komik Tintin yang dibuat oleh Herge. Pemilihan gaya ilustrasi ini sendiri karena Budiman sangat menyukai hasil karya Hari Prast dan Wastukancono Dp yang pada era pemilihan presiden beberapa waktu yang silam mengerjakan poster-poster unik dengan style Tintin untuk kampanye Capres Joko Widodo.

booth arm di popcon asia 2106

Karena ini merupakan proyek serial komik mereka yang pertama, duo illustrator yang berlatar belakang advertising itu mengungkapkan masih ada kekurangan di sana-sini pada komik mereka. Tapi Budiman yang juga ikut terlibat langsung di dalam proses pembuatan menyatakan kepuasannya akan hasil karya komik yang menandai lahirnya Anak Revolusi Movement (ARM) itu. ARM sendiri merupakan sebuah wadah bagi anak muda untuk beraktifitas, berkolaborasi dan berkarya untuk bangsanya. 

Walau kontennya agak berat dan serius, namun komik ini dinyatakan juga bisa dinikmati oleh anak-anak. Namun Budiman menyampaikan bahwa dibutuhkan bimbingan orangtua yang bertugas untuk membacakannya untuk si anak.

.