Tokyo Berencana Membangun Manga National Center

| Oleh: Yudi | 22 Mar 2016 - 7:42 AM
34
0
kyoto manga library

Usaha Jepang untuk mengenalkan dan mempopulerkan budayanya melalui manga, anime, dan game memang tak main-main. Karena baru-baru ini badan legislatif Jepang sedang mendesak pemerintah untuk segera membangun kawasan Manga National Center yang ditargetkan selesai awal musim semi tahun 2020, tepat sebelum Olimpiade Tokyo digelar.

Project pembangunan Manga National Center ini juga termasuk dalam program Cool Japan dan pariwisata Jepang. Nantinya, project ini akan menghadirkan sebuah museum yang berisikan manga, anime, dan game. Museum ini juga akan berfungsi menjadi cabang dari perpustakaan nasional.

suasana kyoto manga library

Jika perpustakaan nasional lebih memamerkan hal-hal berbau kebudayaan Jepang, maka museum ini akan menggelar berbagai event dan berperan sebagai penyedia informasi tentang manga, anime, dan game. Pemerintah juga berencana menggunakan Manga National Center sebagai sekolah untuk mengajarkan tentang Japan pop-culture.

Dikabarkan bahwa project ini akan menghabiskan dana hingga 10 milyar Yen (sekitar  Rp 1 triliyun). Untuk menekan pembiayaan, pemerintah Jepang berencana untuk menerima dana sponsor dari perusahaan dan sektor swasta. Project ini melibatkan beberapa tokoh politik dan pemerintah, salah satunya adalah mantan Perdana Menteri Jepang, Taro Aso.

Taro Aso sendiri dikenal sebagai salah satu pecinta manga. Saat masa pemerintahannya, beliau juga berencana membangun sebuah pusat multimedia yang berfokus pada manga dan anime bernama National Media Arts Center (The Anime Hall Of Fame). Sayangnya project ini dianggap kontroversial dan dibatalkan.

interior kyoto manga library

Sebelumnya, Meiji University, sebuah universitas di Tokyo juga telah dikembangkan menjadi Tokyo International Manga Library. Universitas ini berencana untuk menyediakan dua juta manga, anime, game, dan media lainnya. Rencananya, project pembangunan Manga National Center akan berkolaborasi dengan universitas ini.

Kota Kyoto pun sebetulnya telah memiliki International Manga Museum sendiri sejak 2006 silam. Meskipun bukan betul-betul perpustakaan manga, namun pengunjung bisa memasuki museum dan membaca koleksi manga mereka dengan membayar 800 Yen/hari (sekitar Rp 95 ribu). Selain itu Jepang juga tercatat beberapa museum manga lain seperti Osamu Tezuka Manga Museum, Hiroshima City Manga Library, Ishinomori Mangakan Museum dan Yokoyama Memorial Manga Museum.

.