Tips Die-Cast: Memilih Die-Cast Buat Balapan Trek Lurus

| Oleh: George | 02 Jul 2016 - 1:01 PM
8582
0
tips pilih die-cast balap lurus

Sampai tahun ini, balapan mobil-mobilan die-cast masih ramai aja. Kalau sebelumnya merek Hot Wheels dikenal rajin menggelar balapan semerek, sekarang merek Tomica juga ikutan turun gunung dengan menyelenggarakan balap die-cast. Belum lagi berbagai balap die-cast yang masih sering digelar komunitas pecinta die-cast semisal Tomoci dengan trek aluminiumnya. Nah, enggak semua mobil-mobilan die-cast cocok dan berpotensi menang balapan di trek. Makanya untuk memilih die-cast buat balap di trek lurus, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Kita simak yuk!

Bobot
Balapan die-cast umumnya mengandalkan trek menurun. Secara fisika, makin berat suatu benda, maka akan makin besar momentumnya. Artinya kurang lebih, makin berat makin kencang. Hal ini terutama berlaku buat balapan die-cast yang menggunakan trek lurus yang panjang. Makanya usahakan mencari die-cast dengan bobot terberat yang diijinkan. Karena seringkali penyelenggara balap die-cast juga memberi batasan berat tertentu. Jangan takut, karena biasanya panitia menyediakan timbangan digital di lokasi lomba.

 

roda fte dan hws hot wheels ideal buat balap

Hambatan
Semakin berat die-cast akan semakin kencang di trek lurus. Namun itu semua hanya berlaku dalam kondisi ideal. Masih ada hal lain yang ikut mempengaruhi. Misalnya gesekan yang akan menghambat putaran roda die-cast kita. Untuk itu memilih die-cast dengan hambatan roda kecil juga penting. Untuk die-cast merek Hot Wheels bisa pilih yang menggunakan roda FTE (Faster Then Ever) atau FTE 2. Lebih bagus lagi yang pakai High Speed Wheels karena as rodanya dilapis nikel yang bikin hambatan gesek dengan roda semakin kecil.

Kalau tidak bisa memilih die-cast dengan roda dan as roda yang sudah dikenal minim gesekan, bukan berarti harga mati. Kita bisa meminimalkan gesekan antara as roda dengan roda dengan memberi sedikit pelumas pada as roda. Ingat, memberi pelumas ini cukup sedikit saja diteteskan pada as roda. Kalau berlebihan nanti malah memancing debu dan kotoran menempel yang akhirnya malah membuat as roda kotor dan putaran roda jadi seret.

Aerodinamika
Selain hambatan gesek, musuh lain dari kecepatan adalah hambatan angin. Hambatan angin ini makin terasa jika trek yang digunakan lurus dan sangat panjang, apalagi jika digelar di outdoor. Secara umum, bentuk mobil-mobilan die-cast yang tinggi dan besar walaupun bobotnya berat akan banyak mengalami kerugian dari hambatan angin dibanding dengan mobil-mobilan die-cast yang berbentuk rendah dan lebih ceper. Sebagai ilustrasi, coba bandingkan antara die-cast Tomica Toyota Alphard dan Tomica Honda Odyssey. Walaupun berat, Tomica Toyota Alphard akan lebih banyak mengalami hambatan angin dibanding Tomica Honda Odyssey.

die-cast aerodinamis lebih sip buat balap

Hambatan angin selain menghambat laju, juga akan membuat mobil seperti sedikit melayang dan terguncang. Guncangan dan goyangan ini jika berupa gerakan ke kiri dan kanan ini sebenarnya juga akan menimbulkan kerugian gesek dari bodi yang menyerempet pinggiran trek. Sebaliknya mobil-mobilan die-cast yang lebih aerodinamis bentuknya akan bisa melaju lebih tenang ibarat mengiris angin.

Mencontek
Weits, enggak salah Kupaman ngajarin mencontek? Ya, nyontek di sini bukan berarti nyontek pas ujian di sekolah. Namun artinya melihat-lihat lomba balap die-cast untuk mengetahui die-cast model apa saja yang banyak dipakai peserta dan memang langganan menang. Cara mencontek ini lumayan menghemat waktu buat pemula sehingga tidak terlalu bingung memilih die-cast model apa yang pas buat balapan di trek lurus.

Mencoba
Walaupun sudah mencontek die-cast apa saja yang biasa jadi andalan pas balap, enggak ada salahnya selalu mencoba-coba alias latihan di trek. Gunanya untuk menentukan benar-benar mana die-cast kita yang memang paling kencang dan layak turun balapan die-cast.

.