Serunya Belajar Sains Pakai Track Set Hot Wheels!

| Oleh: Willy | 20 May 2016 - 3:01 PM
195
0
belajar sains dengan track set hot wheels

Kalau ada pendapat yang bilang, terlalu suka mainan bikin prestasi belajar jadi menurun, jangan terlalu percaya. Soalnya ada penelitian dari University of Southern California's Rossier School of Education dan Mattel Children's Foundation yang justru menggunakan track set Hot Wheels sebagai alat bantu pelajaran fisika untuk anak-anak kelas 4 SD.

Untuk mengadakan penelitian tersebut, diracik dulu materi pelajaran bernama Speedometry oleh University of Southern California's Rossier School of Education dan Mattel Childrens’s Foundation yang diterjemahkan dalam praktek dan teori selama 45 menit dalam kelas. Fokusnya adalah konsep pengajaran tentang energi kinetik dan energi potensial.

track set hot wheels untuk belajar sains

Seperti yang sudah disebutkan, para guru yangs ebelumnya sudah mendapatkan pelatihan khusus bukannya mengunakan alat-alat dari laboratorium, namun menggunakan track set Hot Wheels yang memanfaatkan gravitasi bumi untuk membuat mobil-mobilan die-cast Hot Wheels meluncur. Ternyata, selain murid-murid yang jadi lebih tertarik, para guru juga menyukai hal ini. Sebab mereka jadi lebih percaya diri menyampaikan materi tentang sains kepada murid-muridnya. Sementara itu para murid jadi berhasil menyingkirkan prasangka bahwa belajar sains itu rumit dan tidak menyenangkan.

Dalam penelitian tersebut, sebanyak 49 murid yang diteliti ternyata mengalami peningkatan nilai rata-rata sebesar 1,34 poin dalam tes 20 pertanyaan soal matematika dan sains dibanding anak-anak lain yang tidak menerima materi pelajaran Speedometry.

track set hot wheels

Mungkin karena menggunakan mainan yang sudah akrab dengan anak-anak, maka pelajaran matematika dan sains yang biasanya hanya dipelajari lewat buku jadi lebih menarik. Sayangnya memang materi Speedometry ini mungkin lebih banyak menarik minat anak laki-laki dibanding anak perempuan. Sebabnya ya tentu karena mobil-mobilan Hot Wheels identik sebagai mainan anak laki-laki.

Ya, semoga besok ada penelitian yang bertujuan membantu anak-anak perempuan dalam pelajaran matematika dan sains memakai mainan yang akrab dengan anak perempuan. Seperti boneka, misalnya.

.