Octagon VR Luna: VR Headset Buatan Anak Bangsa

| Oleh: Kylo | 27 Feb 2016 - 5:10 PM
1495
0
octagon vr luna

Tahun ini sepertinya Virtual Reality (VR) akan sering kita dengar. Dimulai dari hype para gamer mengenai akan hadirnya VR Headset Sony PlayStation VR, Oculus Rift dan HTC Vive yang bakal dirilis tahun 2016 ini. Hingga IBM yang bikin geger karena mengembangkan virtual reality game Sword Art Online: The Beginning. Bahkan View-Master dari Mattel juga meramaikan dunia VR dengan merilis VR View-Master 2.0.

VR adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna seolah-olah masuk ke lingkungan dunia maya yang disimulasikan oleh komputer. Kita akan bisa berinteraksi dengan benda-benda yang ada di dalamnya dengan menggunakan alat tambahan. Misalnya dengan mengenakan Dualshock 4 untuk VR headset PlayStation VR atau dengan Xbox One wireless gamepad maupun Oculus Touch untuk VR headset Oculus Rift.

Berita menggembirakan tentang VR lainnya ternyata Indonesia telah mampu membuat telah membuat VR headset. Yaitu Octagon VR Luna dari Octagon Studio. Malah VR headset buatan anak bangsa ini sudah hadir dan bukan berupa sekadar konsep belaka.

vr headset octagon luna

Sama seperti Google Cardboard atau Samsung Gear VR, Octagon VR Luna juga membutuhkan smartphone sebagai media visualnya. Berbeda dengan Oculus Rift dan PlayStation VR dan Oculus Rift yang sudah lengkapi built-in display OLED yang terdapat fitur stereoscopic 3D. Headset dengan harga yang sangat terjangkau ini konsepnya serupa dengan Google Cardboard yang sudah lama beredar di pasaran. Bedanya material yang digunakan lebih kokoh dan disainnya terlihat lebih stylish. Secara teknik penggunaan sih, sama aja.

Karena kompatibel dengan smartphone (Android dan iOS) yang memiliki layar 4 hingga 6 inchi, cara menggunakan Octagon VR Luna cukup simpel. Cukup nyalakan apps bertema VR, baik games atau apps VR lain yang di-download via Itunes atau Google Playstore. Lalu letakkan dibagian depan Octagon VR Luna yang ada smartphone holdernya. Jangan lupa kenakan benang karetnya untuk mengikat erat smartphonenya agar tidak bergoyang atau jatuh. Sesudah itu, kita bisa masuk deh. ke dunia VR yang mempesona.

Buat yang baru pertama kali mencoba game atau apps bertema VR, Kupaman sarankan ada baiknya mencoba beradaptasi dengan memainkan atau menikmatinya selama beberapa menit. Lalu, lepaskan headsetnya kemudian baru mencobanya lagi setelah beristirahat sekitar 10 hingga 20 menit.

Proses ini dibutuhkan untuk membiasakan diri dengan suasana dunia VR. Sebab kalau jika dipaksakan, bisa berakibat motion sickness. Apalagi jika pertama kali mencobanya dalam keadaan berdiri. Indikator motion sickness ini bisa dilihat dari gejala-gelajanya seperti pusing, kepala serasa berputar dan mual-mual.

impresi dari vr headset luna

Kupaman sendiri telah mencoba beberapa apps VR menggunakan Octagon VR Luna seperti Dino Tours VR, VR Cave dan Roller Coaster VR attraction. Ketiga aplikasi VR ini memposisikan user hanya sebagai pengamat. Jadi kita tidak bisa berinteraksi dengan lingkungan dunia maya yang ada. Tapi walau demikian, Kupaman sudah sangat puas dan takjub bisa “masuk” ke gua dengan kristal-kristal hijau yang gemerlapan atau menikmati serunya naik rollercoaster.

Ketika memasuki dunia VR dengan Octagon VR Luna, Kupaman bisa menikmati pemandangan di dalamnya hampir dari segala sudut. Benar-benar pengalaman yang seru dan menakjubkan. Apalagi kalau memiliki wireless game controller, bisa mencoba apps mobile game berbasis VR yang keren-keren dan pengalaman yang dirasakan akan jauh lebih mengesankan.

Overall Kupaman puas dengan headset Octagon VR Luna. Kapan lagi kita bisa menikmati teknlogi VR dengan memakai alat kreasi bangsa sendiri? Sudah begitu harganya, ringan, cukup kokoh, nyaman dan desainnya lebih keren dari Google Cardboard. Octagon VR Luna bisa diperoleh seharga Rp. 175.000,- dengan melakukan pre order di situs resminya.

 

.