Niantic Labs Jelaskan Mekanisme Fitur Trading Dalam Pokemon GO

| Oleh: Yudi | 03 Mar 2017 - 7:36 PM
187
0
fitur trading pokemon go dijadwalkan rilis 2017

Niantic Labs kembali membuat gebrakan baru dalam Pokemon GO. Setelah cukup lama dinanti, akhirnya fitur penting dalam setiap game Pokemon akan segera dihadirkan–apalagi jika bukan fitur trading. Bersama fitur PvP, fitur trading memang sudah menjadi sorotan sejak September tahun lalu. Kala itu, Niantic Labs hanya berjanji untuk menghadirkan fitur-fitur tersebut secepatnya dan meminta player untuk bersabar.

Meskipun akhirnya sempat muncul penjelasan lebih lanjut soal fitur trading, tampaknya hal tersebut masih belum bisa memuaskan hati para player Pokemon GO. Menyadari kejadian tersebut, Niantic Labs kembali buka suara mengenai fitur trading dalam event GDC (Game Developer Conference) yang sedang berlangsung di San Fransisco.

mekanisme fitur trading di pokemon go tak gunakan internet

Fitur trading biasanya digunakan oleh seluruh player Pokemon untuk melengkapi koleksi Pokemon mereka–tak terkecuali dalam Pokemon GO. Melalui fitur ini, player bisa melakukan pertukaran Pokemon dengan player lainnya. Biasanya, proses trading (pertukaran) tersebut dilakukan via internet. Namun sepertinya ada sedikit pengecualian dalam mekanisme trading yang akan dihadirkan di Pokemon GO.

Senior manager produksi, Tatsuo Nomura, dalam sebuah wawancara dengan situs Polygon mengatakan bahwa mekanisme trading di Pokemon GO tak dilakukan melalui internet. “Trading tak akan dilakukan melalui internet. Kalian tak akan bisa saling menukar Pokemon dengan seseorang yang jaraknya sejauh ratusan kilometer. Orang tersebut harus berada di dalam jarak jangkauan kalian,” beliau menjelaskan.

Hal ini sebetulnya sudah bisa ditebak, karena dari awal Niantic Labs menginginkan Pokemon GO sebagai game yang bisa mempertemukan tiap orang di dunia nyata. Fitur trading ini sepertinya dirancang khusus agar setiap player tetap melakukan interaksi face-to-face saat melakukan proses penukaran Pokemon. Sayangnya, mekanisme ini dianggap akan cukup merugikan bagi player yang tinggal di daerah cukup terpencil.

mekanisme fitur trading pokemon go dianggap merugikan sebagian player

Masalahnya, fitur trading semula dianggap sebagai jalan keluar bagi player di daerah terpencil untuk bisa melengkapi koleksi Pokemon mereka. Anggapan ini muncul karena masih banyak lokasi-lokasi terpencil yang nyaris tak ada tanda-tanda kemunculan Pokemon untuk ditangkap. Sayangnya, Niantic Labs juga terkesan lambat dalam merespon masalah “small town experience” ini, meskipun sudah banyak player yang mengeluh.

Namun Nomura juga belum bisa memastikan persis mekanisme trading tersebut. Menurutnya, fitur trading adalah fitur yang sangat penting dari game Pokemon, sehingga segala sesuatunya harus diputuskan hati-hati. “Kami masih berusaha mencari jawaban yang masuk akal agar fitur ini tak membunuh game (Pokemon GO). Jika kami gagal, itu sama saja kami membunuh game dengan mudahnya,” tutupnya.

Simak juga kabar lain yang tak kalah menarik dari Pokemon GO, yaitu Niantic Labs Pastikan Pokemon Legendaris Muncul di Pokemon GO Tahun Ini.

.