Nama Pikachu Diganti, Penggemar Pokemon di Hong Kong Demo!

| Oleh: Yudi | 02 Jun 2016 - 12:00 PM
764
0
aksi demo penggemar pokemon di hong kong

Kalian mungkin masih ingat penggemar Digimon protes karena menolak desain visual baru untuk Digimon Adventure tri. Mereka membuat petisi online untuk mencari 5000 dukungan yang akhirnya sia-sia, karena tuntutan mereka tak merubah apapun. Digimon Adventure tri sekarang justru tengah bersiap untuk episode ketiganya yang akan tayang bulan September nanti.

Namun beda halnya yang terjadi dengan penggemar Pokemon di Hong Kong. Sebagai salah satu franchise yang sangat populer, Pokemon memang memiliki banyak sekali penggemar di seluruh dunia. Lalu apa jadinya jika Pikachu, sang maskot Pokemon, tiba-tiba harus berubah nama karena alasan tertentu? Tentu saja keputusan kontroversi ini mengundang reaksi dan perlawanan oleh para penggemarnya.

nintendo merubah nama pikachu di hong kong

Alih-alih membuat petisi online seperti yang pernah dilakukan penggemar Digimon atau para fandom pop culture lainnya, Senin kemarin mereka menunjukkan keberatannya atas perubahan nama Pikachu dengan membuat demonstrasi kecil yang dilakukan di area depan gedung kedutaan Jepang untuk Hong Kong. Terlihat sekitar 20 orang memadati Chater Garden di Central District sambil membawa papan bertuliskan protes terkait perubahan nama Pikachu.

Hong Kong menggunakan bahasa Kanton yang membuat nama Pikachu ditulis menjadi Bei Ka Chiu. Sedangkan Nintendo sepakat menggunakan bahasa Mandarin untuk game terbarunya, Pokemon Sun And Moon, di wilayah Cina dan sekitarnya, seperti Hong Kong dan Taiwan. Bahasa Mandarin ini merubah nama Pikachu menjadi Pei Ka Yau. Harusnya perubahan nama ini tak menjadi masalah besar. Hanya saja, hal ini menimbulkan rasa tak nyaman untuk beberapa warga Hong Kong.

Aksi demo ini dipimpin oleh grup politik radikal, Civic Passion, dan Lonely Media yang berfokus pada bidang game. Kepala editor Lonely Media, Sing Leung, menyampaikan bahwa perubahan nama Pikachu menggunakan bahasa Mandarin yang dilakukan pihak Nintendo bisa merusak dan dianggap sebagai penghinaan atas budaya Hong Kong.

pokemon sun and moon

Meskipun beberapa pihak menganggap protes ini bernuansa politik, namun semua bukan tanpa sebab. Penggunaan bahasa Mandarin dianggap semakin menggeser posisi bahasa Kanton, yang awalnya merupakan bahasa sehari-hari di Hong Kong. Sebuah penelitian yang dilakukan Partai Neo Demokrat menunjukkan bahwa sekolah di Hong Kong yang mengajarkan bahasa Kanton kurang dari 40%. Lagipula mereka merasa nama Bei Ka Chiu dalam bahasa Kanton pengucapannya lebih mirip dengan Pikachu.

Kembali sebentar ke bulan Maret, di mana ada petisi yang juga meminta pihak Nintendo mengembalikan nama Pikachu dalam bahasa Kanton. Petisi ini ditandatangani oleh lebih dari 6000 orang. Namun pihak Nintendo tetap pada pendiriannya. Apakah aksi demo ini juga tak akan ditanggapi oleh pihak Nintendo? Wah, ternyata urusan nama Pikachu jadi rumit kalau sudah menyangkut budaya dan politik, ya?

.