Museum Snoopy Pertama di Dunia Dibuka di Jepang

| Oleh: Yudi | 22 Apr 2016 - 12:59 PM
112
0
komik snoopy

Siapa yang tak mengenal Snoopy? Sosok anjing putih lucu dengan telinga hitam ini memang menjadi karakter yang cukup populer di seluruh dunia, begitu pula di Jepang. Saking populernya Snoopy di Jepang, museum Snoopy pertama di dunia justru akan dibuka di Jepang.

Pembukaan museum Snoopy ini memang baru diresmikan tanggal 23 April 2016 besok. Roppongi, Tokyo menjadi lokasi yang dipilih untuk mendirikan museum ini. Sebagai Museum Snoopy pertama di dunia, nantinya museum ini akan dipenuhi oleh karya-karya Charles M. Schulz, sang pencipta geng Peanuts, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

cafe blanket museum snoopy

Museum Snoopy juga mengadakan semacam pameran hingga bulan September 2018 dengan tema yang berubah-ubah dalam setiap enam bulan sekali. Sebagai permulaan, tema yang dipilih adalah “My Favourite Peanuts”. Tema ini akan menyajikan 60 komik strip yang dipilih khusus oleh Jean Schulz–istri dari Charles M. Schulz, yang turut dilengkapi cerita di balik tiap karya tersebut.

Pameran ini adalah salah satu cara terbaik untuk menikmati karya-karya dari Charles M. Schulz. Karena setiap tema akan memberikan pengalaman dan konten yang berbeda, mulai dari merchandise klasik hingga macam-macam koleksi berharga miliki Museum Charles M. Schulz yang terletak di Santa Rosa, California, Amerika Serikat.

Sembari membaca dan melihat berbagai karya pilihan, jangan lupa untuk mencicipi aneka menu yang disediakan oleh Café Blanket–café yang disediakan khusus untuk pengunjung museum. Hidangan yang ditawarkan café ini terdiri dari makanan dan minuman yang berhubungan dengan geng Peanuts. Tengok juga BROWN’S STORE, toko yang menjual produk Snoopy dan turut didesain khusus untuk melengkapi museum.

pameran dalam museum snoopy

Mengapa Jepang menjadi pilihan untuk mendirikan Museum Snoopy pertama ini? Kembali ke sekitar tahun 1970, di mana saat itu Snoopy menjadi tren di kalangan anak muda Jepang. Saat itu (dan hingga kini) mereka mungkin hanya tertarik dengan desain karakternya, namun tak dibarengi membaca komik atau menonton kartunnya.

Oleh karena itu, pihak Sony Creative Products bekerjasama dengan pihak Charles M. Schulz Museum and Research Centre menghadirkan museum ini untuk memperkenalkan Snoopy dan geng Peanuts ke masayarakat Jepang. Pihak Sony bahkan telah memprediksi bahwa akan ada sekitar 800 ribu pengunjung museum ini setiap tahunnya.

Museum Snoopy buka setiap hari mulai pukul 10:00–20:00. Tiket masuknya terbagi atas dewasa sebesar 1800 Yen (sekitar Rp 216 ribu), mahasiswa sebesar 1200 Yen (sekitar Rp 144 ribu), SMP–SMA sebesar 800 Yen (sekitar Rp 96 ribu), dan SD–empat tahun sebesar 400 Yen (sekitar Rp 48 ribu). Tiket bisa dipesan melalui Lawson, website, atau pembelian di tempat.

.