Mengapa Tak Ada Mario Atau Pikachu Di Merchandise Resmi Olimpiade Tokyo 2020?

| Oleh: Yudi | 07 Jan 2017 - 7:19 PM
215
0
delapan karakter japan pop culture dalam merchandise resmi olimpiade tokyo 2020

Kemunculan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, dalam upacara penutupan Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, 2016 kemarin tentu masih cukup hangat dalam ingatan. Beliau secara mengejutkan datang dari dalam pipa raksasa dan ber-cosplay sebagai Mario. Kemunculan beliau dalam upacara tersebut sekaligus menjadi tanda bahwa Olimpiade berikutnya akan digelar di Jepang.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, organisasi olimpiade Jepang/Japanese Olympic Committee (JOC) dan Japanese Paralympic Committee (JPC) terlihat sibuk menyiapkan segala hal untuk menyambut event olahraga terbesar tersebut. Salah satunya adalah pemilihan berbagai karakter pop-culture yang ikonik.

merchandise resmi olimpiade tokyo 2020

Karakter ini akan hadir di berbagai media untuk memberi dukungan sekaligus meramaikan dan mengenalkan budaya Jepang dalam Olimpiade Tokyo 2020. Jika dalam video perkenalan yang ditayangkan saat upacara penutupan hadir karakter anime dan game, seperti Doraemon, Mario, Tsubasa, Pac-Man, dan Hello Kitty, namun tampaknya pihak JOC justru memilih delapan karakter lain untuk dipamerkan.

Delapan karakter ini adalah Astro Boy, Sailor Moon, One Piece (Luffy), Naruto, Dragon Ball (Son Goku), dua karakter magical girl Pretty Cure, Crayon Shin-chan, dan Yo-kai Watch (Jibanyan). Sosok mereka telah hadir di berbagai official merchandise Olimpiade 2020 bersama kalimat “Ganbare Nippon” (Semangat, Jepang). Anehnya, tak satupun karakter Nintendo ada di sana.

Padahal Mario atau Pikachu tak perlu diragukan lagi popularitasnya. Hal ini tentu mengundang berbagai pertanyaan dan dugaan. Besar kemungkinan karena masih ada sekitar tiga tahun lagi sebelum Olimpiade Tokyo digerlar, sehingga belum banyak turis asing yang datang ke Jepang. Oleh karena itu penjualan official merchandise ini masih lebih dulu mengincar pasar lokal Jepang.

mario dan pikachu tak masuk dalam ikon resmi merchandise olimpiade tokyo 2020

Absennya Mario dan Pikachu tentu membuat penggemar Nintendo sedih. Kejadian serupa juga terjadi jelang upacara penutupan Olimpiade 2016 kemarin. Pokemon GO yang dirumorkan muncul dalam upacara penutupan ternyata tak terbukti. Alasannya karena persiapan upacara sudah lebih dulu selesai awal 2016, jauh sebelum Pokemon menjadi popular di Brasil.

Namun beberapa pihak percaya bahwa Mario atau Pikachu tetap akan muncul sebagai salah satu ikon Olimpiade Tokyo 2020. Sekalipun mereka tak termasuk dalam merchandise resmi bersama delapan karakter di atas, bisa saja mereka justru hadir dalam upacara penutupan Olimpiade Tokyo 2020 nanti. Apalagi Nintendo tengah mewujudkan Nintendo Theme Park di USJ.