Marvel Akan Bebaskan Developer Game Ciptakan Alur Cerita Berbeda Dari MCU

| Oleh: Yudi | 26 Feb 2017 - 7:10 AM
214
0
marvel akan rilis beberapa judul game baru

Marvel memang tak memiliki cerita sesuram DC, namun mereka dikenal dengan alur cerita yang sedikit rumit dan membingungkan. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya versi berbeda antara cerita dalam komik, animasi, atau film layar lebarnya. Khusus untuk film, kondisinya makin sulit lantaran ada beberapa studio pemegang lisensi, antara lain Marvel Studios, 20th Century Fox, dan Sony Pictures.

Tak hanya dari film, Marvel juga menghadirkan kisah para superhero-nya melalui game. Game terbaru mereka antara lain adalah Spider-Man dan Marvel vs. Capcom Infinite untuk PS4, Guardians of the Galaxy: The Telltale Series untuk multi platform, dan project The Avangers yang akan dikerjakan bersama Square Enix.

marvel tak memaksa gamenya harus sesuai dengan film atau mcu

Untuk game, Marvel rupanya memiliki kebijakan tersendiri. Berbeda dengan filmnya yang belakangan ini sudah mulai dibuat sesuai alur cerita MCU (Marvel Cinematics Universe), direktur kreatif Marvel Game, Bill Roseman justru mengatakan bahwa pihaknya memberikan kebebasan penuh kepada seluruh tim di balik game-game tersebut untuk membuat jalan ceritanya sendiri.

Meskipun kebijakan ini terdengar aneh, namun Marvel Game menjamin tak akan memaksa para pihak developer untuk membuat game yang sealur dengan MCU. Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Secara garis besar dan rata-rata, MCU boleh saja merasa sedikit lebih sukses daripada DCEU (DC Extended Universe). Namun mereka harus mengakui bahwa Marvel sangat payah dari segi game.

Keterpurukan tersebut bahkan memaksa mereka untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas dari divisi game di tahun 2014 lalu. Beberapa judul game juga terpaksa ditarik dari Steam, meskipun baru dirilis dalam waktu yang relatif baru. Mereka juga menolak untuk melakukan perpanjangan lisensi dan membuat game PC atau konsol dari judul film popular mereka, salah satunya The Avengers.

kebijakan baru dalam divisi marvel game

Di situ, lah kebijakan “aneh” ini dianggap sebagai jalan keluar paling tepat untuk mendongkrak kembali game Marvel. Rosemann mengatakan bahwa pihaknya menginginkan sesuatu original dari pihak developer. “Mereka (developer) berhak memilih apa yang menurut mereka menarik. Tugas kami adalah menyiapkan seluruh bahan, dan tugas mereka adalah membuat sesuatu yang baru dari bahan tersebut.”

Rosemann berharap, dengan kebebasan ini para developer bisa lebih fokus dalam meningkatkan kualitas game dari berbagai pendekatan. “Kami tak akan ikut campur atau memaksa mereka untuk membuat game sesuai filmnya. Kami juga tak akan bertindak tergesa-gesa, karena kami ingin setiap game Marvel menjadi game of the year,” jelas Rosemann.

Simak juga yang tak kalah serunya dari Marvel, Marvel Umumkan Serial TV Anime Terbaru Untuk Musim Panas.

.