Madania Dalam Keberagaman: Serunya Belajar Keberagaman Ala SD Madania

| Oleh: George | 15 Jun 2016 - 3:00 AM
181
0
kegiatan madania dalam keberagaman sd mandania

Semboyan negara kita Bhineka Tunggal Ika yang bermakna berbeda-beda tetapi satu juga, rasanya semua sudah tahu. Tapi rupanya sekadar tahu memang masih belum cukup. Supaya murid-murid lebih memahami perbedaan yang ada di sekitarnya, Sekolah Madania punya acara khusus bernama Madania Dalam Keberagaman yang dilaksanakan hari Senin tanggal 12 Juni 2016 lalu.

Maklum saja, sekolah nasional yang menggunakan kurikulum internasional yang berlokasi di Telaga Kahuripan, Parung, Bogor itu murid-muridnya memang beragam. Bukan hanya dari suku, namun juga dari Agama yang dianut. Mulai dari Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan lain-lain ada di sekolah ini.

brev dan farsya sd madania

Serunya, acara Madania Dalam Keberagaman ini bukannya diisi acara ceramah yang membosankan. Namun dikemas secara menarik menjadi sesuatu yang menyenangkan. Misalnya saja dalam acara ini ada Opera Van Madania yang uniknya diisi oleh guru-guru SD Madania yang membawakan cerita tentang keberagaman di panggung sambil menyanyi.

Enggak disangka, ternyata penampilan guru-guru Madania cukup keren dan mendapat sambutan yang baik dari murid-murid. “Aku suka ternyata Opera Van Madania yang dibawakan guru-guru tadi seru. Ada yang menari piring bagus sekali dan lagunya daerahnya bagus-bagus sampai kita ikut nyanyi-nyanyi. Jadinya acaranya enggak ngebosenin. Seru, deh!” kata Farsya, murid kelas 3 S.

Selain itu agar pesan tentang keberagaman lebih mudah dipahami baik oleh anak-anak yang duduk di kelas 1-3 maupun kelas 4-6, juga diputarkan sebuah film pendek bertema keberagaman. “Yang aku pahami dari acara ini kita di Indonesia itu ada orang Papua, orang Sunda, orang Jawa dan lain-lain. Itu yang aku lihat di film pendek yang tadi diputar. Walau bahasanya berbeda, tapi tetap harus saling memahami dan menghargai. Begitu juga dengan perbedaaan Agama, harus saling menghargai,” ungkap Brev yang duduk di kelas 3D

peserta acara madania dalam keberagaman

Supaya makin seru, murid kelas 1-3 SD Madania diajak Lomba Puzzle bertema keberagaman secara berkelompok. Mereka harus bergantian menyusun potongan gambar orang yang berpakaian adat daerah maupun agama yang ada di Indonesia.

Untuk murid-murid kelas 4-6, diajak berkegiatan Karya Cipta Seni dimana mereka harus membuat 3 kreasi bertema etnik Indonesia dari bahan-bahan sederhana yang sudah disiapkan sekolah. Eh ternyata mereka kreatif membuat berbagai kreasi berbentuk topeng, totem, gelang, kalung, cincin, mahkota dan barang-barang lain bertema etnik. Juga cukup fasih menjelaskan latar belakang etnis dari karya yang mereka buat saat presentasi. Wah, salut!

Lalu apa kata mereka tentang keberagaman? Aqeela, Raiza dan Tara yang murid kelas 4 P secara kompak menyatakan bahwa kita semua berbeda baik secara suku, budaya atau Agama. Namun perbedaan itu seharusnya bukan jadi alasan untuk saling membeda-bedakan. Sedangkan Ali yang siswa kelas 5 V bilang kalau kita harus saling menghargai dan memahami dalam perbedaan yang kita miliki. “Kalau kita saling menghargai, pasti semuanya berjalan dengan baik, deh!” ucap Ali

.