Komparasi Die-Cast Pullback Apolo MSZ vs Kinsmart vs RMZ City: Mana Yang Paling Asik?

| Oleh: George | 18 Dec 2016 - 8:04 PM
302
0
komparasi die-cast pullback rms vs kinsmart vs apolo

Di pasaran ada beberapa merek die-cast pullback yang berbeda. Misalnya saja yang sudah eksis lebih dulu adalah merek Kinsmart dan RMZ City. Nah, belakangan ada merek die-cast pullback baru yaitu Apolo MSZ yang ikut meramaikan pasar mobil-mobilan die-cast pullback. Tentu ada pertanyaan, mampukah Apolo MSZ menembus dominasi merek yang sudah lebih dulu eksis? Makanya, kali ini Kupaman merasa momennya sudah tepat untuk melakukan komparasi atau perbandingan di antara ketiganya.

Pada komparasi kali ini Kupaman menggunakan mobil-mobilan pullback die-cast merek Kinsmart dengan model Chevrolet Camaro warna kuning, merek RMZ City diwakili model Porsche 911 Carrera S warna merah dan merek Apolo MSZ diwakili model Lexus LFA warna merah juga. Yuk, kita simak aja!

Ukuran
Dilihat dari ukurannya, die-cast pullback merek Kinsmart dan RMZ City terbilang mirip-mirip. Bisa dilihat pada foto, menurut pengukuran yang dilakukan oleh Kupaman, panjang die-cast pullback merek Kinsmart dan RMZ City berkisar antara 14 cm. Sebenarnya die-cast pullback merek Kinsmart nampak agak lebih besar sedikit dari RMZ City, tapi sedikit sekali, kok.

Sementara itu pendatang baru yaitu mobil-mobilan die-cast pullback merek Apolo MSZ memang terbilang lebih kecil. Dari pengukuran yang dilakukan Kupaman, panjangnya ada di kisaran 12 cm. Nampaknya merek Apolo memang menganut skala lebih kecil ketimbang dua kompetitor yang sudah hadir lebih dulu di pasaran.

perbandingan ukuran die-cast pullback

Fitur
Bicara soal fitur, nampaknya ketiga merek die-cast pullback yang ada di pasaran baik itu Kinsmart, RMZ City atau si pendatang baru Apolo MSZ mempunyai satu fitur yang paling menonjol yaitu pintu yang dapat dibuka. Menariknya dalam hal ini ketiganya bisa dianggap seri.

Soalnya selain ketiga merek ini pintunya memang bisa dibuka, rasa ketika menutup dan membuka pintu mobil-mobilan die-cast pullback pada merek Kinsmart, RMZ City, dan Apolo MSZ juga terbilang sama. Ketika dibuka, pintunya terasa ringan dan tidak seret. Begitu juga ketika ditutup, pintu mobil-mobilan die-cast pullback ketiga merek ini terbilang empuk dan lancar. Tidak terasa hambatan atau benturan. Nampaknya ketiga merek mobil-mobilan die-cast pullback berhasil menerapkan mekanisme pegas yang baik pada bagian pintu.

Detail
Nah, masalah yang satu ini juga tak kalah menarik dibicarakan. Sebab tanpa detail yang baik, mobil-mobilan die-cast akan kelihatan murahan. Detail yang paling menonjol pada ketiga mobil-mobilan die-cast pullback ini adalah penggunaan mika pada lampu depan dan lampu belakang. Penggunaan mika ini membuat ketiganya kelihatan mewah dan makin mirip mobil aslinya.

Walaupun demikian rupanya Kupaman menemukan sedikit ketidak rapian pemasangan mika lampu belakang pada mobil-mobilan die-cast merek Kinsmart model Chevrolet Camaro. Yaitu lampu belakang sebelah kirinya lebih mendem dan lampu belakang bagian kanannya terpasang lebih menonjol. Kayaknya ini karena lubang tempat kedudukan lampu belakang pada die-cast pullback merek Kinsmart ini juga kurang rapi.

Hal seperti ini tidak Kupaman temui pada mika lampu depan maupun belakang mobil-mobilan die-cast merek RMZ City maupun Apolo MSZ. Pada keduanya nampak lubang kedudukan mika lampunya nampak rapi begitu pula dengan mika lampunya nampak terpasang dengan sempurna.

Hal lain seperti interior memang dimiliki oleh ketiga merek die-cast pullback ini. Maklum semuanya punya fitur membuka pintu sehingga interior harus ditampakkan. Rasanya semuanya berimbang dengan interior warna hitam.

Sedikit keunggulan yang dimiliki oleh die-cast pullback merek RMZ City dan Kinsmart adalah adanya lapisan plastik pada pintu bagian dalam seperti pelapis pintu dalam pada mobil betulan yang tak dimiliki oleh die-cast pullback Apolo MSZ. Namun musti dicatat Apolo MSZ masih berupaya memberi detail dengan mencetak bagian-bagian-bagian seperti handel pintu sebelah dalam langsung pada bagian logamnya. Kayaknya sih, supaya harganya tetap ekonomis.

fitur die-cast pullback rmz vs kinsmart vs apolo

C​at
Dari ketiga merek die-cast pullback ini, nampak cat yang dimiliki oleh merek RMZ City memang paling tebal dan mengkilat, tambahan lagi, juga ada aksen silver pada sekeliling jendela sehingga terkesan seperti lis krom jika dilihat dari jauh.

Sayang sekali pada die-cast pullback merek Kinsmart yang Kupaman amati, catnya terlihat tipis pada beberapa bagian. Misalnya pada bagian kap mesin dimana bayangan logam dasarnya masih terbayang dan terutama pada bagian dalam dekat jok ketika pintu dibuka. Padahal Kinsmart bukan die-cast pullback termurah pada komparasi kali ini.

Sedangkan die-cast pullback Apolo MSZ walaupun paling ekonomis harganya tidak terlalu nampak tipis catnya. Malah cenderung masih mengkilat. Hanya memang kalah tebal dibanding RMZ City yang paling wah catnya dan kebetulan berharga paling mahal pada komparasi ini.

Performa
Namanya juga die-cast pullback, tak afdol rasanya jika tidak diuji jalan. Dengan cara diletakkan di lantai dan ditarik ke belakang sampai mentok lalu dilepaskan, ketiga merek die-cast pullback diadu balap. Ternyata die-cast pullback merek Kinsmart melaju paling kencang dibanding merek RMZ City apalagi Apolo MSZ yang finish paling belakang.

Untuk urusan jarak maksimal, ternyata ketiga merek die-cast pullback hanya beda-beda tipis walaupun semuanya rata-rata pada pengujuan mampu mencapai jarak 6 meteran. Lagi-lagi die-cast pullback merek Kinsmart meraih jarak terjauh, diikuti RMZ City dan selanjutnya Apolo MSZ.

Harga
Nah, sekarang soal harga. Die-cast pullback RMZ City menjadi yang termahal dengan benderol Rp 94.900, merek Kinsmart berharga Rp 85 ribu dan Apolo MSZ hanya Rp 49.900 saja.

Kesimpulan
Jika menginginkan tampilan yang mewah dan detail yang baik, die-cast pullback merek RMZ City memang bisa dijadikan pilihan namun harus ditebus dengan harga yang mewah juga. Sementara Merek Kinsmart yang tidak bisa dibilang murah, detailnya secara mengejutkan dikalahkan oleh Apolo MSZ yang berharga jauh lebih ekonomis. Kinsmart hanya unggul dalam kecepatan dan sedikit pada jarak tempuh. Sementara itu Apolo MSZ membuktikan bisa jadi alternatif baru die-cast pullback dengan harga yang sangat terjangkau dibanding kompetitor.