Keita Amano di Anime Yo-Kai Watch Biasa-biasa Aja Tapi Asik

| Oleh: Joy | 25 Jan 2016 - 6:55 PM
175
0
keita amano

Kepopuleran Yo-Kai Watch rasa-rasanya makin tak terbendung. Berawal dari game, akhirnya berkembang menjadi game arcade, komik dan anime. Di Indonesia sendiri serial animenya mulai diputar di stasiun tivi Indosiar tiap hari Minggu mulai tanggal 17 Januari 2016 lalu. Di Amerika animenya sudah tayang duluan dikawal Hasbro yang siap mendukung dengan lini mainannya. Sedangkan di Inggris lewat VIZ Media Europe, serial animenya juga dipastikan bakal tayang. Kabarnya bahkan juga bakalan tayang di Afrika.

Nah, dibalik kepopulerannya, ada yang unik dengan Keita Amano si penguasa mahluk gaib (youkai). Tokoh protagonis utama di Yo-Kai Watch ini sesungguhnya tidak istimewa. Habis gimana, orang biasa banget, sih! Tampang enggak keren-keren banget, juga enggak jelek. Kemampuan khusus, enggak punya. Prestasi di sekolah rata-rata. Pintar juga enggak, tapi juga enggak bodoh. Pokoknya biasa banget, deh!

keita amano dan para youkai

Satu-satunya yang membuat anak SD ini istimewa ya cuma beruntung aja menemukan Yo-Kai Watch, jam aneh dari mesin kapsul antik. Sebagai akibatnya dia bisa melihat dan berteman dengan para youkai. Itu saja, sih! Tapi toh, ternyata dia bisa juga memerangi youkai jahat yang suka menganggu.

Kalau dilihat-lihat, pemilihan kepribadian dari karakter Keita ini memang agak enggak biasa. Soalnya biasa karakter di anime itu kalau enggak hebat banget, ya ancur banget. Lihat aja Naruto, walau memang punya kelemahan, tapi udah enggak usah dijelasin lagi, kan keistimewaannya? Aatau Nobita yang sudah hampir pasti bakal gagal dalam banyak hal kalau cucunya di masa depan tidak mengirimkan Doraemon untuk membantu hidupnya.

keita amano yo-kai watch

Sementara itu seumpama Keita enggak menemukan Yo-Kai Watch sekalipun, bisa dipastikan enggak bakal berpengaruh apa-apa pada hidupnya. Orang dia anak yang biasa-biasa aja. Sebaliknya dengan Naruto yang sudah takdirnya menjadi yang terhebat untuk menyelamatkan banyak orang. Atau Nobita yang kalau enggak bertemu Doraemon nyaris enggak bisa apa-apa.

Menurut Akihiro Hino, sang kreaktor Yo-Kai Watch, Keita memang dibuat biasa-biasa saja untuk lebih dapat mewakili anak-anak kebanyakan di Jepang. Mungkin pesan moralnya, kita tidak perlu menjadi istimewa untuk bisa melakukan hal yang istimewa. Jadi stop minder karena merasa enggak punya kelebihan alias biasa-biasa aja. Toh, jadi orang yang biasa-biasa aja tetap bisa asik dalam hidupnya dan melakukan hal yang istimewa, kok!

.