Juara Open B GBWC 2016 Indonesia Adrian Damar Terbang Ke Jepang Berkat Sayap Jatayu

| Oleh: George | 17 Oct 2016 - 8:18 AM
2282
0
adrian menghormat master gundam mr kawaguchi

Pembaca setia Kupaman pasti sudah tau siapa saja pemenang  GBWC (Gunpla Builders World Cup) 2016 Indonesia yang bakal dikirim ke GBWC di Jepang. Kan sudah dibahas kemarin. Nah, Adrian Damar rupanya yang mencuri perhatian para juri sekaligus pengunjung  GBWC (Gunpla Builders World Cup) 2016 Indonesia yang digelar di Kota Kasablanka, Jakarta lewat kreasi Gunpla bertajuk Wing Gundam Zero “Devata” Rise of The Jatayu. Biar lebih akrab, Kupaman ngobrol-ngobrol nih sama Adrian. Simak aja, yuk!

Kupaman: Tema etnis atau wayang sebenarnya bukan hal baru dalam kreasi Gundam. Tema seperti ini sudah pernah dibawakan oleh beberapa peserta GBWC di Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Kenapa pede membawakan tema ini lagi?

Adrian Damar: Sebenarnya ide seperti ini sudah saya ingin buat sejak tahun 2015 lalu. Hanya saja menggunakan Gunpla yang lebih kecil. Waktu itu pertimbangannya agar pas dengan persyaratan dimensi yang diminta oleh GBWC. Cuma waktu itu batal dan proyek terbilang mangkrak.

adrian dianugerahi juara oleh master gundam mr kawaguchi

Kupaman: Kenapa?

Adrian Damar: Karena saat itu skill saya masih kurang mencukupi.

Kupaman: Wah, merendah, nih! Lalu kenapa sekarang diajukan lagi?

Adrian Damar: Karena sebenarnya saya sudah punya konsep dan gambar untuk kreasi seperti ini. Lalu mentor saya mendorong saya untuk mewujudkan ide ini. Sambil meyakinkan bahwa konsep saya ini bagus, dia setengah mengancam akan memakai konsep saya kalau saya enggak jalankan, ehehe!

Kupaman: Oh begitu, lalu kenapa membawakan tema Jatayu?

Adrian Damar: Sebenarnya terpikir, apa sih yang paling khas dari Indonesia dan sudah sangat dikenal oleh dunia? Memang burung Garuda namun yang paling dikenal nampaknya dengan gaya Bali. Makanya akhirnya saya memutuskan untuk menggarap tema Jatayu.

Kupaman: Jadi memang bagian dari strategi?

Adrian Damar: Sebenarnya enggak juga, sih. Enggak kepikiran bakal menang atau enggak. Pokoknya dalam hati sudah niat kalau mau maju (ke GBWC) harus dengan tema ini. Ya karena sudah kepingin dari dulu aja.

Kupaman: Kreasi ini pakai Gunpla Gundam Wing Zero gimana ceritanya?

Adrian Damar: Ya, memang pilih Gundam Wing Zero karena paling cocok. Kan memang sejak awal sayapnya mirip sayap burung.

kreasi gunpla wing gundam zero devata rise of the jatay

Kupaman: Kreasi Gunpla Wing Gundam Zero “Devata” Rise of The Jatayu ini kan ekornya tinggi dan sayapnya kayaknya detail banget. Tingkat kesulitannya memang banyak di sayap?

Adrian Damar: Oh enggak juga. Sebenarnya paling susah menyatukan ekor ke badan. Kalau sayap kan sejak awal memang sudah ada dudukannya. Akhirnya dapat juga caranya. Kalau pada bagian sayap, kesulitannya bukan di ujung sayap yang seperti bulu sebenarnya. Tapi si bagian sayap bagian dalam yang berwarna coklat karena ada kontur di bagian tengahnya.

Kupaman: Itu bikinnya pakai peralatan khusus?

Adrian Damar: Enggak, pakai tools yang basic banget malah. Karena itu kalau ayunan tangan meleset, harus diulang lagi. Saya enggak pakai dempul karena agak pemalas, sih. Ehehehe!

Kupaman: Nanti kan berangkat ke Jepang, mau belanja apa di sana?

Adrian Damar: Wah, belum tau. Soalnya saya lagi fokus mikirin mau nikah akhir tahun depan. Jadi lagi persiapan, makanya belum mikirin belanja, ahaha!

Wah, selamat. Kemenangannya di GBWC 2016 Indonesia bisa jadi kado pernikahan dong!

Untuk mengetahui juara seluruh kategori di GBWC 2016 Indonesia, simak Ini Dia Daftar Komplit Pemenang GBWC 2016 Indonesia! Tak kalah serunya, ada pula obrolan Kupaman dengan siswa kelas 2 SMP yang jadi juara GBWC 2016 Indonesia kategori Junior B di Juara Junior B GBWC 2016 Indonesia Miming Christian Bolak Balik Ke Jepang Gara-gara Gunpla.