Inilah Alasan Mengapa Pokemon Tak Muncul di Upacara Penutupan Olimpiade 2016

| Oleh: Yudi | 25 Aug 2016 - 6:00 AM
219
0
mario jadi sorotan dalam video olimpiade tokyo 2020

Hadirnya Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, dalam upacara penutupan Olimpiade 2016 memang mengundang perhatian banyak pihak. Beliau muncul dan keluar dari dalam pipa dengan kostum Mario, persis seperti di game Super Mario Bros. Beliau terlihat membawa bola merah yang mewakili bendera Jepang.

Sebagai tuan rumah Olimpiade berikutnya, upacara penutupan kemarin juga memutar video berisi profil Jepang. Video ini menggabungkan unsur olahraga, budaya, dan teknologi. Beberapa karakter anime, manga, dan game juga hadir dalam video ini. Mereka muncul dalam video karena anime, manga dan game merupakan bagian dari budaya Jepang.

tsubasa doraemon hello kitty dan pacman dalam video olimpiade tokyo 2020

Namun masih ada pertanyaan yang mengganjal dari video tersebut. Ketika Tsubasa, Pac-Man, Hello Kitty, Doraemon, dan Mario hadir, karakter ikonik seperti Pikachu atau Pokemon lainnya justru tak terlihat. Padahal sehari sebelum upacara penutupan digelar, beredar kabar yang mengatakan bahwa Pokemon GO akan menjadi salah satu bagian dalam upacara penutupan Olimpiade 2016.

Dilansir dari Buzzfeed Japan, ternyata memang ada alasan mengapa Pokemon tak muncul di upacara penutupan Olimpiade kemarin. Alasan tersebut mengerucut pada sebuah fakta bahwa Pokemon tak sepopular karakter lainnya yang tampil di video. Sebetulnya Pokemon cukup populer, namun dinilai telat karena baru terjadi akhir-akhir ini, tepatnya sejak Niantic Labs merilis Pokemon GO.

Menurut salah satu anggota komite Tokyo Olympic/Paralympic, segala persiapan untuk upacara penutupan sudah dilakukan sejak awal Januari 2016. Saat itu tentu saja Pokemon belum sepopular sekarang. Bahkan sebagai sesama franchise Nintendo, peringkat Pokemon ada di bawah Mario dengan jarak cukup besar (200 juta berbanding 320 juta pemain).

kalah populer pokemon batal tampil di upacara penutupan olimpiade 2016

Berdasarkan pertimbangan tersebut, akhirnya Pokemon tak muncul dalam upacara penutupan Olimpiade kemarin. Tsubasa dipilih karena sangat berpengaruh dalam manga dan anime ber-genre sport. Doraemon sudah muncul sejak 1973, dan anime-nya telah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa. Begitu pula dengan Hello Kitty dan Pac-Man yang sudah sangat mengglobal.

Gagal muncul di upacara penutupan tak menutup pintu kesempatan Pikachu dan kawan-kawan untuk hadir dalam pesta olahraga terbesar dunia tersebut. Mereka masih mungkin muncul dalam upacara pembukaan Olimpiade 2020 di Tokyo. Terlebih lagi seluruh persiapan baru akan dimulai tahun 2017–2018. Semoga saja saat itu Pokemon sudah lebih populer.

Sementara itu Japanese Olympic Committee (JOC) dan Japan Paralympic Committee (JPC) memastikan Jepang Siap Luncurkan Merhandise Olimpiade Tokyo 2020 Bertema Karakter Anime, Manga dan Game.