Inilah 10 Fakta Kontroler Joy-Con Nintendo Switch

| Oleh: Kylo | 15 Jan 2017 - 6:00 AM
381
0
joy con l neon blue dan joycon r neon red nintendo switch

Lewat presentasi Nintendo Switch yang bisa disaksikan via streaming pada 12 Januari 2017 lalu, akhirnya Nintendo mau berbagai lebih banyak kepada dunia mengenai platform video game terbarunya yang akan segera dirilis pada bulan Maret 2017 itu.

Selain konsol portable Nintendo Switch yang memang inovatif, kelebihan lainnya dari generasi penerus Wii U itu adalah karena kehadiran Joy-Con. Joy-Con Nintendo Switch sendiri adalah sebutan untuk dua buah kontroler mini yang terpisah, L dan R. Keduanya bisa dilekatkan di konsol Nintendo Switch. Berikut sepuluh hal yang harus kamu ketahui mengenai kontroler Joy-Con Nintendo Switch:

1. Joy-Con Nintendo Switch adalah kontroler Nintendo Switch yang terdiri dari dua buah versi yaitu Joy-Con L dan Joy-Con R. Namun keduanya dapat disatukan dengan sebuah item tambahan yang disebut sebagai Joy-Con Charging Grip. Dengan item tambahan tersebut, proses penggabungan dari ketiganya akan menghasilkan sebuah kontroler tradisional yang sudah biasa kita lihat di konsol PlayStation 4, Xbox One ataupun Wii U.

2. Selain terdiri dari warna standarnya yaitu abu-abu, kontroler Joy-Con juga akan tersedia dalam dua warna spesial yaitu Neon Blue dan Neon Red. Perbedaan warna ini selain menambah keren penampilan dari kontroler mungil dari Nintendo Switch itu juga bisa sebagai perbedaan antara dua orang pemain yaitu player 1 dan player 2. Kontroler Joy-Con Nintendo Switch terdiri dari Joy-Con L dan R, jadi selain bisa digunakan sebagai satu kesatuan, ia juga bisa dijadikan sebagai sebuah kontroler terpisah yang bisa dipegang oleh masing-masing pemain kita bermain game secara co-op.

bedah joy con nintendo switch

3. Pada kontroler Joy-Con L terdapat sebuah tombol capture berbentuk kotak. Tombol ini selain bisa untuk mengambil gambar dari game yang sedang dimainkan. Nantinya, juga akan bisa digunakan untuk merekam sebuah video. Gambar dan video yang telah didapatkan akan bisa dibagikan via media sosial.

4. Pada kontroler Joy-Con R terdapat kamera IR yang dapat menentukan bentuk atau jarak dari suatu obyek dan juga gerakan. Fitur ini akan berguna ketika sedang memainkan game ARMS yang memerlukan pergerakan agar karakter di dalam game dapat menirukan gaya apa yang sedang pemain lakukan. Bagian joy-stick dari Joy-Con R juga dilengkapi sebuah sensor yang dapat digunakan sebagai media untuk memindai figur amiibo.

5. Masing-masing Joy-Con memiliki accelerometer dan gyroscope layaknya seperti motion control-nya Wii. Dengannya, pemain akan bisa memainkan game yang khusus memaksimalkan kedua fitur tersebut seperti ARMS atau 1-2-Switch. Khusus di game 1-2-Switch, pemain akan bisa melakukan banyak hal lewat mini-game yang terkandung di dalamnya. Berbeda dengan game-game Nintendo Switch yang lain, 1-2-Switch akan lebih banyak menghadirkan interaksi antara pemain 1 dan pemain 2 secara fisik tanpa harus terlalu sering melihat ke layar.

6. Walau ukurannya tergolong cukup kecil jika dibandingkan dengan kontroler game tradisional. Namun masing-masing dari kontroler Joy-Con, baik itu L dan R, sama-sama berfungsi dengan baik dan juga terasa asyik dan nyaman ketika digenggam.

bedah joy con nintendo switch

7. Joy-Con Nintendo Switch memiliki sebuah fitur spesial yang disebut oleh Nintendo sebagai “HD Rumble.” Dengan HD Rumble, perusahaan game asal Jepang itu mengklaim bahwa fitur tersebut saking presisinya dapat menstimulasi perasaan yang berbeda-beda. Misalnya perasaan seperti ketika beberapa balok es jatuh ke sebuah gelas atau sensasi dari air yang sedang dituangkan ke dalam cangkir.

8. Joy-Con Nintendo Switch juga bisa ditambahkan sebuah aksesoris tali strap, agar ketika sedang bermain gamer tidak perlu takut kontroler berukuran kecil yang sedang dipegangnya terlepas dari genggaman. Harga sepasang Joy-Con (L dan R) yang telah dilengkapi dengan tali strap, harganya dibanderol senilai 80 Dolar (sekitar Rp 1 juta). Sedangkan jika ingin membeli Joy-Con secara terpisah, L-nya saja atau R-nya saja, harganyai 50 Dolar (sekitar Rp 660 ribu) saja.

9. Aksesoris tambahan untuk Joy-Con Nintendo Switch adalah Joy-Con Wheel yang berbentuk seperti stir mobil. Item tambahan yang terdiri daru dua benda yang sama itu bisa digunakan nantinya untuk game-game bergenre balapan.

10. Yang terakhir adalah salah satu pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh para gamers adalah seberapa lama kontroler Joy-Con dapat dimainkan sebelum kemudian akhirnya harus diisi ulang kembali dayanya. Saat ini belum ada jawaban konkrit untuk hal tersebut. Namun untuk saat ini ada tiga cara untuk mengisi kembali daya dari kontroler Joy-Con. Yang pertama adalah dengan menyatukan Joy-Connya dengan konsol lalu meletakkannya di Nintendo Switch Dock. Dengan ini tidak hanya Joy-Con namun konsol Nintendo Switch juga dayanya akan terisi kembali. Bisa juga bisa mengisi ulang dayanya dengan menggunakan kabel charging USB-C. Yang terakhir adalah dengan menggabungkannya dengan Joy-Con Charging Grip yang telah terhubung dengan kabel charging tentunya.

Nintendo Switch dijadwalkan akan dirilis pada 3 Maret 2017.

Sementara itu ternyata Nintendo Switch bukanlah ancaman buat Nintendo 3DS, seperti penjelasan Presiden Nintendo of America: Tenang, Nintendo Switch Bukan Pengganti 3DS!