Hebohnya Grand Legend Ramayana Special Stage Show di ComicFest ID 2016

| Oleh: Kylo | 29 May 2016 - 9:00 AM
386
0
kabaret grand legend ramayana

Kalau ditanya apa yang paling menarik pada event perdana ComicFest ID 2016, kayaknya banyak yang setuju jika Grand Legend Ramayana Special Stage Show merupakan aksi yang paling dinanti-nanti, deh!

Ya, pada hari pertama ComicFest ID 2016 di SMESCO Exhibition Hall, komik karya Is Yuniarto (pencipta komik Wind Rider, Knights of Apocalypse, Garudayana) diangkat menjadi sebuah live-show dalam bentuk kabaret cosplay. Serunya lagi, para pemerannya adalah kolaborasi dari para cosplayer terkenal dari empat negara. Yaitu  Indonesia, Filipina, Australia dan Malaysia.

adegan grand legend ramayana

Ada Zainaru, Liui Aquino, Ying Tze, Orochi X, Pinky Lu Xun dan Erlan Arisandi. Performancenya sih sebentar banget! Bisa dibilang penonton di panggung Comic Fest ID 2016 hanya dikasih secuplik aja dari cerita yang diadaptasi dari kisah pewayangan Ramayana. Tapi walau sebentar, aksi yang ditampilkan kolaborasi cosplayer dari berbagai negara ini heboh banget. Aksi masing-masing cosplayer pada kabaret ini memiliki highlight tersendiri di special stage show biarpun hanya berdurasi  beberapa menit saja.

Pinky Lu Xun terlihat cocok banget memerankan tokoh Mandorari yang agak genit dan suka memprovokasi Rahvan. Rahvan sendiri yang diperankan oleh Erlan terlihat gagah dan gahar dengan kostumnya ungunya yang berkilauan dan topengnya yang menyeramkan. Trio Rama (Zainaru), Laksman (Liui) dan Shinta (Ying Tze) juga mendapat porsi aksi yang cukup ketika mereka bertiga disergap oleh Rahvan dan kemudian melakukan perlawanan. Cosplayer Orochi X yang memerankan tokoh Vibishin juga mendapat sambutan yang cukup meriah dari penonton. Walau tidak tampil terlalu banyak, tapi performanya di panggung cukup menghibur.  

grnad legend ramayana di comicfest id 2016

Setelah acara kabaret cosplay ini berakhir kemudian dilanjutkan dengan sesi bincang-bincang dengan Is Yuniarto dan para cast Grand Legend Ramayana special stage show. Dalam kesempatan itu Is menuturkan kembali alasan mengapa ia mencoba membuat komik Grand Legend Ramayana dan apa saja yang menjadi inspirasinya dalam membuat komik yang hadir sebagai bagian dari re:ON Comic itu.

Ternyata pemilihan senjata dan desain kostum karakter-karakter di komik Grand Legend Ramayana dipengaruhi kesukaan Is Yuniarto terhadap film-film bergenre gangster. Alhasil, terlahir karakter Rama yang memakai pistol (bukannya busur dan panah) sebagai senjatanya. Malahan desain bangunan-bangunan yang ada di komiknya juga terinspirasi dari gaya arsitektur tahun 1920-an. Oh, iya, di Comic Fest ID 2016 yang digelar dari tanggal 28 hingga 29 Mei ini, edisi kedua komik Grand Legend Ramayanan juga sudah tersedia, loh!

.