Film Live-Action Attack On Titan Beda Dengan Versi Anime dan Manga

| Oleh: Yudi | 04 Aug 2015 - 6:10 AM
405
0
film live action attack on titan

Fans yang ingin menonton film live-action Attack On Titan sebaiknya menyiapkan mental. Kabarnya pada film ini akan ditemui beberapa hal yang berbeda dari serial anime maupun manga-nya. Pasalnya, Tomohiro Machiyama, sang penulis skenario memang sengaja melakukan banyak perubahan untuk film ini. Jadi jangan sampai datang ke bioskop terus kaget, ya!

Walaupun memiliki plot yang sama dengan manga dan anime-nya, yaitu perjuangan ras manusia untuk melawan bangsa Titan, namun perubahan ini dilakukan untuk memberi efek cerita yang lebih realistis. Bahkan Machiyama sendiri mengatakan bahwa perubahan ini bisa memicu keributan di kalangan penggemar Attack On Titan.

attack on titan live action

Beberapa perubahan yang jelas terlihat adalah pemindahan latar tempat, dari Jerman ke Jepang. Hal ini juga yang menyebabkan hilangnya nama Levi. Seperti yang kita tahu, dalam anime atau manga-nya, Levi adalah tokoh utama. Sedangkan dalam film Attack on Titan live-action ini, tokoh utama berpindah ke Eren.

Perubahan juga terlihat pada tokoh Eren. Ketika membaca manga aslinya, Eren digambarkan sebagai sosok yang sangat heroik, pemberani, dan bersumpah untuk menghancurkan semua Titan. Namun di film ini sosoknya digambarkan sebagai pemuda biasa yang menyangkal keberadaan Titan. Bahkan Eren sangat ketakutan saat melihat Titan muncul. Sedangkan Mikasa diceritakan sebagai gadis yang disukai Eren dan menjadi sumber keberanian Eren untuk melawan Titan.

Namun Machiyama menjelaskan bahwa perubahan setting cerita ini sudah direstui oleh sang kreator orisinil Attack On Titan, Hajime Isayama. Bahkan sang kreator sendiri yang meminta untuk merubah karakter Eren agar terlihat lebih realistis. “Tolong ubah karakter Eren dari pahlawan yang simpatik dalam manga Shonen menjadi pemuda biasa,” ujar Isayama.

film attack on titan live action

Setting cerita Live-Action Attack On Titan kemungkinan berbeda hampir 100% dari aslinya. Pada cerita aslinya terdapat banyak tokoh yang berasal dari berbagai ras dunia, namun di film ini semua dirubah menjadi tokoh asal Jepang. Machiyama ingin menunjukkan dunia yang berbeda, sehingga dia harus menempatkan semuanya di Jepang.

Hal inilah yang menurutnya menjadi alasan utama hilangnya tokoh Levi dan diganti dengan tokoh bernama Shikishima. Itu karena nama Levi sangat tak bernuansa Jepang, dan tak ada suku kata “vu” dalam huruf Katakana. Berbeda sekali dengan nama Shikishima yang terdengar sangat Jepang.

Namun dengan perubahan-perubahan ini, Machiyama yakin film Live-Action Attack On Titan yang bagian pertamanya tayang perdana tanggal 1 Agustus 2015 di Jepang ini tetap mendapat tempat di hati penggemarnya. Di Indonesia, film ini akan tayang perdana tanggal 19 Agustus 2015. Duh, malah semakin penasaran dan tak sabar, ya?

.