Fakta Menarik Apocalypse di X-Men Apocalypse: Pernah Bertarung Dengan Dracula!

| Oleh: Kylo | 16 May 2016 - 6:27 PM
1847
0
apocalypse versi komik

Dua hari lagi kita akan bisa menyaksikan film superhero baru lagi, judulnya X-Men: Apocalypse. Film penutup trilogy X-Men baru (yang dimulai oleh X-Men: First Class) itu akan menampilkan sosok musuh baru yang maha tangguh, Apocalypse. Siapa sih sebenarnya mutan musuh terkuat X-Men ini? Biar enggak perlu bertanya-tanya atau bingung ketika menonton filmnya nanti, simak sepuluh fakta menarik Apocalypse berikut:

1. Karakter Apocalypse muncul pertama kali di X-Factor #5 (1986) untuk menggantikan karakter Owl, musuhnya Daredevil. Tokoh ini dimunculkan karena tim X-Factor membutuhkan musuh tangguh dengan level “A” (setaraf dengan Magneto). Apocalypse awalnya adalah seorang budak yang lahir ribuan tahun silam di Mesir, tepatnya 3000 SM. Kekuatan mutannya bangkit ketika cintanya ditolak Nephri, gadis yang disukainya. Nama aslinya adalah En Sabah Nur yang diterjemahkan oleh Marvel sebagai “Yang Pertama,” padahal dalam bahasa Arab bisa diterjemahkan sebagai “Selamat Pagi”. En Sabah Nur muda muncul pertama kali di layar lebar pada post-credit scene film X-Men: Days of Future Past (2014). Ayo sempat melihat scenenya enggak?

2. Di komik, kekuatan Apocalypse bertambah dan semakin kuat ketika ia menggunakan teknologi dari masa depan milik Rama-Tut (yang identitas sesungguhnya adalah Kang the Conqueror). Lalu dengan memakai teknologi asing dari the Celestial, Apocalypse semakin mendekati kekuatan seorang Dewa. Kemampuan yang dimilikinya sangat banyak selain panjang umur, dia dapat mengubah setiap molekul di tubuhnya sehingga dapat berubah menjadi berukuran sangat besar atau menyamar menjadi orang lain. Anggota tubuhnya juga dapat berubah menjadi bermacam senjata mematikan. Darahnya selain dapat memulihkan kemampuan dari seorang mutan juga dapat mengembalikan kekuatan mutan yang telah hilang.

dracula pernah bertarung dengan apocalypse

3. Apocalypse pernah bertarung dengan Dracula di tahun 1897, yup Dracula raja vampir! Peristiwa ini terjadi karena Dracula mengubah kaumnya Apocalypse, klan Akkaba, menjadi vampir. Ini dilakukan sebagai upaya balas dendam Dracula atas kekalahannya (yang saat itu masih bernama Vlad Tepes) dari Apocalypse ratusan tahun yang lalu. Dracula akhirnya berhasil ditaklukan dengan bantuan Abraham Van Helsing.

4. Kehadiran Apocalypse selalu dibarengi dengan empat mutan tangguh yang menjadi abdinya, The Horsemen of Apocalypse. Apocalypse bisa memberikan tambahan tenaga bagi mutan yang terpilih menjadi Horsemen. Salah satu Horsemennya yang paling terkenal adalah Archangel, atau yang bisa dikenal sebagai Angel. Anggota X-Men tersebut mendapat tenaga baru dari Apocalypse yang merubah sayap-sayapnya yang indah menjadi sayap dari bahan metal (sama dengan yang ada di film X-Men: Apocalypse). 

5. Keabadian yang dimiliki oleh Apocalypse berasal dari kemampuannya untuk memindahkan alam sadar dan tenaganya ke tubuh yang baru. Oleh karena itu ia mampu hidup selama ribuan tahun.

6. Mister Sinister dan Exodus, dua orang mutan yang menjadi musuh X-Men itu merupakan ciptaan dari Apocalypse. Mister Sinister diciptakan Apocalypse dari ilmuwan Inggris Nathaniel Essex pada tahun 1859. Exodus adalah Benner du Paris yang kekuatannya dibangkitkan oleh Apocalypse.

7. Salah satu ambisi terbesar Apocalypse selain untuk menguasai dunia adalah untuk menyerap tenaga dari dua belas mutan terkuat di dunia yang berpotensi besar untuk dapat menghancurkan dirinya. Kedua belas mutan tersebut dikenal sebagai The Twelve. Rencananya berhasil dan Apocalypse berhasil mendapatkan kekuatan yang teramat besar itu. Tapi ternyata tubuhnya hancur karena tidak mampu menampung kekuatan maha dahsyat. Ia kemudian bergabung dengan Nate Grey (Cable dari realita alternatif) dan akhirnya bersembunyi di alam bawah sadar Cyclops.

kid apocalypse

8. Apocalypse pernah team-up dengan musuhnya, Cable (anak dari Cyclops dan clonenya Jean Grey), untuk mengalahkan Onslaught, mahluk yang terbentuk dari kekuatan Profesor X yang terkontaminasi oleh pikiran jahat Magneto.

9. Keberhasilan terbesar Apocalypse datang bukan darinya, melainkan dari Legion. Legion adalah anak dari Profesor X yang pergi ke masa lalu untuk menghabisi Magneto. Namun secara tidak sengaja malah membunuh ayahnya sendiri, yang kemudian menghapus keberadaannya. Karena hal tersebut Apocalypse berhasil menguasai sebagian besar wilayah di dunia. Di kisah alternatif ini, Grup X-Men dibentuk oleh oleh Magneto yang pada akhirnya berhasil mengalahkan Apocalypse.

10. Di komik Uncanny X-Force: The Apocalypse Solution, tim X-Forcenya Wolverine berhasil menemukan clone dari Apocalypse yang masih berusia muda. Ia diberi nama Genesis atau Evan Sabah Nur, teman-temannya memanggilnya dengan nama “Kid Apocalypse”. Evan dimasukkan ke sekolah X-Men agar dapat menjadi pribadi yang baik. 

.